http://alabaspos.com/
Home  / Seni Budaya / Ineeee..Belene Peh Mangas
seni budaya

Ineeee..Belene Peh Mangas

Selasa, 18 November 2014 | 18:40:22
dok,azhari lubis alabaspos.com
Dua Wanita Turis Mancanegara mencoba mencicipi sirih Gayo
Blangkejeren,Ada yang aneh ketika warga desa Sepang Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues,bertandang tari saman (bejamu saman) di desa Lak Lak Kabupaten Aceh Tenggara pada sabtu malam 16/11/2014,ketika tari saman diperagakan dengan tampilan dua grup dari kedua desa ini,ada sekitar tujuh orang bule sangat serius menyaksikan tarian saman tersebut,mereka berasal dari Slovenia dan Negeri Belanda,moment tarian saman yang ada dihadapan para bule ini,menjadi incaran kamera mereka,blizt kamera dari wisatawan mancanegara ini sepertinya tidak berhenti,mengumbar cahaya untuk mengambil moment gerakan tari saman.

"kami baru kali ini melihat tarian saman yang begitu indah gerakannya,kepala pemainnya terus berguncang namun tidak saling beradu,ini indah sekali penuh energik dengan gerakan gerakan yang begitu memukau,ditambah lagi corak dari pekaian yang dikenakan pemain tari saman cukup indah dan begitu menarik dengan berbagai warna,kami merasa beruntung dapat melihat tarian ini" ujar salah seorang dari tujuh turis manca negara ini kepada alabaspos.com.

Sembari menyaksikan tarian saman para bule ini tersenyum ketika disuguhkan masing masing secangkir kopi panas,oleh remaja putri dengan pakaian khas Gayo yang disebut kerawang,sambil tersenyum mereka mengucapkan terima kasih atas pemberian secangkir kipo panas.

Usai menikmati segelas kopi dua remaja putri juga mengenakan pakaian kerawang Gayo,yang juga peserta penari Bines,membawa tepak sirih (kampil-Gayo Red) kedua remaja putri ini,mengajarkan cara membungkus daun sirih lengkap dengan pinang,gambir dan kapur sirihnya,semula mereka agak ragu namun setelah dijelaskan oleh Guidenya,para bule inipun mencoba mengunyah dan memakan sirih tersebut,melihat kejadian ini para penonton tari saman memberi aplus dan bersorak sorak sembari meminta bule tersebut terus mengunyah sirihnya.

"ineee,,belene peh mangas,,kune irasae ke,,?,gere ke kahe peloah,( mak,,belandapun makan sirih gimana dirasakannya ya ? apakah nanti tidak muntah(gayo-red)"ujar beberapa warga yang melihat kejadian itu,tidak lama kemudian beberapa orang dari Turis Asingpun ada yang muntah,ada juga yang membuang sirih dari mulutnya'

"baru sekali ini aku makan daun ini,rasanya tidak enak agak pedas dan pedar dilidah,ak tidak sanggup memakannya,maaf terpaksa aku buang dari mulutku" ujar Turis wanita dari Slovenia ini.(azl) 

Share | Get Earn Money from Chitika Premium

1 Comment(s) about this article.
1. tailor elegant | 28/11/2016. 22:14:15
mantab artikelnya bisa menambah perbendaraan wawasan kita makasih ....by salam sukses selalu ..... by Tailor Elegant no.HP 081390228412 menerima pemesanan baju seragam tari saman,saman gayo guel,saman gayo lues ,rapai khas daerah aceh. Jahitan dan bordira

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Selasa, 3 Oktober 2017 | 00:06:45    klik: 406

Abdul Rasad Dan Rajab Marwan Tidak Dapat Hadiri Pelantikan Bupati Gayo Lues

Senin, 16 Oktober 2017 | 21:34:27    klik: 386

Mantan Bupati Gayo Lues Ibnu Hasim Perkuat Barisan Partai PNA


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Aceh Barat Selatan
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Sport
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Sportaiment
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Features
  • Sumut
  • Opini
  • Jurnalis Warga
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb