http://alabaspos.com/
Home  / Seni Budaya / Gali Dan Angkat Kembali Seluruh Budaya Gayo
seni budaya

Gali Dan Angkat Kembali Seluruh Budaya Gayo

Azhari lubis
Jumat, 21 Maret 2014 | 17:48:20
dok .alabaspos.com
Tari saman yang merupakan budaya asli Gayo Lues
Budaya merupakan identitas pada  suku bangsa,Indonesia memiliki ratusan suku bangsa dengan berbagai budaya,yang lahir sejak adanya suku bangsa tersebut,begitu juga dengan Suku Bangsa Gayo,salah satu suku yang berada dikawasan pedalaman Aceh,kekayaan budaya serta adat istiadat suku Gayo,beberapa tahun belakangan ini mulai jadi pembicaraan ramai,terlebih lagi tari saman yang merupakan budaya asli suku Gayo yang berada di diKabupaten Gayo Lues,telah menjadi warisan budaya dunia tak benda oleh Badan Dunia yang mengurusi masalah Culture atau budaya di dunia ini,pengakuan dunia atas tingginya sebuah peradaban di negeri yang bergelar seribu bukit bumi tari saman ini,seharusnya menjadi cambuk bagi pemerintah Indonesia,Pemerintah Provinsi Aceh,khususnya Pemkab Gayo Lues,termasuk masyarakat Gayo Lues,untuk menggali lebih dalam lagi berbagai budaya yang dirasakan, mulai tersisih akibat kurangnya kepedulian semua pihak,atau disebabkan pengaruh budaya luar.

Saat ini Budaya Suku Gayo kalau diibaratkan mirip dengan "batang terendam" yang terkubur lama didasar sungai,semakin lama batang yang terendam itu semakin ditutupi oleh lumpur,jika batang ini terus dibiarkan,tanpa ada usaha untuk mengangkat kembali kepermukaan,percayalah batang yang telah terendam dan tertutup oleh lumpur tersebut,niscaya akan membusuk dan akhirnya lenyap kedalam perut bumi,apakah ini harus terjadi ?,tentunya masyarakat suku Gayo akan mengatakan "tidak,,!",kalau begitu apa usaha yang harus dilakukan ? pastinya batang yang telah terendam itu wajib diangkat kembali kepermukaan.

Tidak banyak budaya tak benda yang diakui oleh Unesco dari seluruh dunia,bahkan ketika tari saman dijadikan sebagai warisan budaya dunia tak benda,indonesia memasukkan lebih dari 90 budaya nasional,namun hanya tari saman yang masuk nominasi dan akhirnya menjadi warisan budaya dunia tak benda,kenapa bisa ?

Dari bocoran yang terima oleh penulis yang ikut mengamati sidang 137 negara Anggota Unesco di Nusa Bali pada 22-27 Nopember 2011,dan tari saman disahkan pada 24 Nopember 2011,sejak dilakukannya validasi tentang tari saman,kemudian di verifikasi serta dipelajari oleh Unesco di kantor pusatnya di Paris,kemudian dipaparkan serta dibedah dihadapan 137 negara anggota Unesco,tari saman layak untuk dijadikan sebagai warisan budaya dunia tak benda,kajian ilmiah dari Unesco tentang tari saman,bukan dikarenakan soal keindahan maupun gerakan dari tarian itu,yang menjadi pusat perhatian dari kajian tim Unesco,tarian saman merupakan sebuah budaya yang lahir dari budaya Gayo asli,bukan jiplakan dari budaya luar,lahir sejak adanya suku Gayo di Gayo Lues,sebuah gerakan yang dinamis,namun memiliki nilai nilai perdamaian yang cukup tinggi,tari saman bagi masyarakat Gayo khususnya Gayo Lues,selain bernilai seni yang tinggi,juga dijadikan sebagai mediator persaudaraan,kekerabatan,sebab tari saman bagi suku Gayo selalu dilakukan dan dipertandingkan antara satu desa dengan desa yang lain,yang biasanya dilaksanakan selama dua hari dua malam,untuk melaksanakan tarian saman antara desa ini,dahulunya mereka rela berjalan kaki hingga berminggu minggu menuju satu desa atas undangan desa yang dituju,hanya untuk melaksanakan kegiatan tari saman,seluruh yang hadir tentunya menjadi tanggung jawab,seluruh desa yang menjadi tuan rumah,masing masing penduduk desa yang menjadi tuan rumah,mengambil bagian untuk membawa dan mengurus tamu tari saman dari desa yang diundang,dan seluruh akomodasi,makanan bahkan buah tangan yang akan dibawa pulang tamunya,wajib disiapkan oleh warga desa yang menjadi tuan rumah,disinilah terbentuknya sebuah ikatan kekerabatan,atau persaudaraan seluruh warga desa yang menjadi tamu,merupakan saudara dan kerabat dari desa yang diundang,ikatan kekerabatan ini tidak ubahnya seperti saudara kandung,terjalinnnya kekerabatan akibat dari tari saman ini,di Gayo Lues tidak pernah terjadi konflik atara desa,sebab seluruh desa telah menjalin kekerabatan,jika timbul sebuah permasalahan,pemerintahan adat yang disebut sara opat siap menengahi,inilah kekuatan tari saman yang dikaji oleh Unesco,dan akan dijadikan refrensi sebagai perdamaian dunia.


Suku Gayo Bukan hanya memiliki budaya tari saman,ada belasan budaya lain yang lahir dan diciptakan oleh para leluhur suku Gayo,sepeti Binnes tarian bagi kaum perempuan,pongotan seni ratapan atau tangisan,yang biasa dilakukan ketika anak perempuannya usai dinikahi seorang lelaki,Didong alo,melengkan,belum lagi masalah adat istiadat,sistem perkawinan sistem kekerabatan dan keluarga,upacara adat seperti tawar negeri,upacara turun bumi bagi bayi yang baru lahir,prinsip hidup dalam budaya Gayo,upacara mendirikan rumah,rumah adat yang disebut dengan umah pitu ruang,kalau dikaji masih banyak budaya Gayo khususnya Gayo Lues,yang perlu dikaji dan diangkat kepermukaan,sehingga budaya ciptaan leluhur suku Gayo ini,tidak hilang dari permukaan bumi.

Untuk menggali kembali budaya tersebut,bukanlah hal yang mudah perlu kerjasama semua elemen yang ada dalam masyarakat Gayo,dan lembaga adat dan budaya Gayo harus segera dibentuk,lembaga ini harus di isi orang orang yang mengerti tentang budaya,sejarah budaya,adat istiadat,lembaga ini wajib bekerja untuk melahirkan kembali,seluruh budaya Gayo yang dirasakan sudah mulai lenyap,budaya merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan,sebab manusia sejak lahir yang pertama dikenalnya adalah budaya,seperti budaya keluarga,budaya lingkungan,manusia tidak pernah mendapat pendidikan formal ketika dia lahir kedunia ini,tetapi yang didapatinya adalah budaya,jika budaya itu baik dan bagus,maka jadilah si anak itu memiliki budaya dalam hidupnya,dengan budaya yang baik,demikian juga sebaliknya,budaya Gayo telah lahir dengan segala kelebihannya,haruskah ini kita tinggalkan ?

Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

Rabu, 21 Juni 2017 | 07:38:45

PDAM Tirta Sejuk Diminta Beri Pelayanan Terbaik

TERPOPULER

Selasa, 13 Juni 2017 | 15:24:28    klik: 267

Pemkab Gayo Lues Kembali Terima WTP Untuk Ketiga Kalinya

Selasa, 6 Juni 2017 | 02:31:55    klik: 114

MK : Apa Dasar Hukum 2000 Surat Suara Pada PSU Gayo Lues ?

Senin, 19 Juni 2017 | 17:16:13    klik: 112

Jasa Medis Belum Dibayar Staf RSUD Audensi Ke Bupati Gayo Lues


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Aceh Barat Selatan
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Sport
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Sportaiment
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Features
  • Sumut
  • Opini
  • Jurnalis Warga
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb