http://alabaspos.com/
Home  / Sosial Ekonomi / Jika Ada Ternak Sapi Bantuan Dana DBCHT Yang Sakit, Silahkan ...
headline

Jika Ada Ternak Sapi Bantuan Dana DBCHT Yang Sakit, Silahkan Lapor

Rabu, 22 November 2017 | 23:34:37
dok alabaspos/azhari lubis
obat obatan untuk ternak sapi yang disediakan Bidang perkebunan untuks api bantuan dari dana DBCHT
Blangkejeren(alabaspos), Jika ada sapi bantuan dari dana bagi hasil cukai tembakau (DBCHT), yang telah dibagikan kepada petani tembakau, jika ditemukan ada yang sakit, sebaiknya segera laporkan kepada Dinas Pertanian Gayo Lues Bidang perkebunan.

Hal ini disampaikan Kadis Peranian Gayo Lues melalui kabid perkebunannya, Ir.Ramadan kepada media ini 22/11.

"kami sudah menyiapkan berbagai obat obatan untuk kesehatan ternak sapi khususnya sapi bantuan dari dana Bagi hasil cukai tembakau, namun jika ada ternak bantuan atau ternak sapi dan kerbau milik masyarakat, yang sakit kami juga siap memberikan bantuan pengobatannya, tentunya bukan kami yang akan turun secara langsung, jika ada ternak yang sakit, tetapi obat obatnya ada sama kami tetapi yang akan melakukan pemeriksaan dan pengobatannya adalah bidang peternakan, kami hanya menyiapkan obat obatannya, kebetulan obat obat ini merupakan bagian dari kegiatan dan program bantuans sapi dari dana bagi hasil cukai tembakau" ujar Ramadan.

Ramadan juga menjelaskan petani tembakau yang menerima bantuan ternak sapi, sebaiknya menjaga dan merawat dengan baik sapi sapinya. jika ada yang sakit atau kurang sehat sebaiknya segera dilaporkan, jangan setelah mati baru dilaporkan, petani yang menerima bantuan sapi juga dibantu juga pembuatan kandangnya, sebab program bantuan ini teritegrasi dengan lahan tembakau milik petani, atau paling tidak, jangan terlalu jauh dari lokasi kebun tembakau milik petani penerima, begitu juga lahan tanaman tembakau tidak berada kawasan konservasi.

Saat ditanyakan soal jenis sapi bantuan itu, Ramadan mengutarakan bahwa jenis sapi tersebut merupakan peranakan sapi jenis brahmana. sapi ini merupakan sapi bertubuh bongsor, soal perawatannya tidak terlalu sulit, yang penting perawatan dan kesehatannya selalu dijaga, begitu juga dengan pakannya. Sapi ini diharapkan dapat membantu peningkatan ekonomi petani tembakau, jika sudah cukup usianya nantinya dapat dilakukan kawin suntik, sehingga ternak sapi ini dapat berkembang biak. jelas Ramadan.(azl)  

Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Jumat, 8 Desember 2017 | 00:09:25    klik: 73

Pengelolaan SLTA di Tarik Ke Provinsi Orang Tua Siswa Harus Bayar Uang SPP

Selasa, 5 Desember 2017 | 09:08:25    klik: 43

PNA Siap Rebut Hati Rakyat Gayo Lues Pileg 2019

Rabu, 6 Desember 2017 | 18:29:37    klik: 35

Truk Raksasa Ini Ganggu Pengguna Jalan Blangkejeren-KutaCane


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Aceh Barat Selatan
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Sport
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Sportaiment
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Features
  • Sumut
  • Opini
  • Jurnalis Warga
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb