http://alabaspos.com/
Home  / Sosial Ekonomi / Ir.Ramadan : Satu Ekor Sapi Mati, Kami Dituduh Korupsi, Aneh ...
headline

Ir.Ramadan : Satu Ekor Sapi Mati, Kami Dituduh Korupsi, Anehkan ?

Sabtu, 18 November 2017 | 09:30:00
dok alabaspos/azhari lubis
Ir Ramadan Kabid Perkebunan Dinas pertanian Gayo Lues
Blangkejeren(alabaspos), Adanya Sapi yang mati setelah beberapa hari diterima dan dipelihara oleh penerima bantuan seperti sapi milik warga desa Tampeng musara kecamatan Kuta Panjang, ditanggapi serius oleh Dinas pertanian Gayo Lues, Kabid Perkebunan Ir.Ramadan selaku Kepala Bidang yang bertanggung jawab atas bantuan sapi yang dibeli dari APBK Tahun 2017 sumber dana bagi hasil cukai tembakau.

" kami sudah menerima laporan dari petugas kehewanan tentang adanya sapi yang mati di Kampung Tampeng Musara, menurut laporannya kematian satu ekor sapi itu diduga tidak mampu beradaptasi dengan kondisi alam di Gayo Lues, memang tidak semua sapi memiliki daya tahan tubuh yang sama, ada yang mampu bertahan ada juga yang tidak mampu, sebelumnya semua sapi berjumlah 82 ekor yang kami terima dalam kondisi sehat dan dikarantinakan selama seminggu setelah kami terima dari pihak rekanan CV.Surya Indah, kemudian dibagikan kepada penerima dengan cara mencabut nomor yang disesuaikan dengan sapi yang juga sudah di beri nomor yang sama, namun demikian kami akan memanggil pihak rekanan dan akan membicarakan hal ini, mungkin masih ada solusinya" ujar Ramadan kepada alabaspos 17/11.

Saat ditanyakan adanya tudingan bahwa pembagian sapi untuk petani tembakau tidak tepat sasaran, Ramadan membantah jika sapi yang dibagikan itu tidak  tepat sasaran.

"kami membagikan sapi bantuan itu sesuai dengan kategori yang ada yang layak dan tidak layak, penerima semua terdata dan valid, jika memang ada yang belum dapat tentunya harus bersabar sebab bantuan ini sangat terbatas, jangan karena belum dapat lalu ngomong kesana kemari bahwa bantuan sapi tidak tepat sasaran, pilih kasih dan sebagainya, sebab untuk memberikan bantuan tentunya ada beberapa kreteria yang harus dipenuhi calon penerima bantuan, kemudian ada petugas yang melakukan pengecekan kepada calon penerima, apakah layak atau tidak, selain itu penerima bantuan juga harus berdasarkan usulan atau diketahui Pengulu atau kepala desa, jadi semua data cukup valid dan tidak ada unsur Korupsi Kolusi dan Nepotisme, kami sudah jalan sesuai prosedur yang berlaku, apakah karena ada sapi yang mati satu ekor, lalu kami akan diusut oleh petugas hukum seperti diberitakan oknum PNS disalah satu media online itu ?, tentunya kami meminta kepada oknum PNS yang merangkap sebagai wartawan itu, dapat membuktikan bahwa ada kerugian negara di kegiatan bantuan sapi dari dana DBCHT itu, jangan membuat berita terkesan untuk menakut nakuti, tetapi tidak ada bukti yang akurat, inikan pencemaran nama baik namanya, kami bisa saja menuntut balik jika berita tersebut tidak benar, dan kami berharap agar wartawan yang juga oknum PNS itu dapat membuktikkan dan silahkan usut" ujar Ramadan sedikit berang.

Sapi yang kami terima dari rekanan sebut Ramadan, sudah sesuai dengan yang ada dalam dokumen, tinggi sapi 95 centimeter, namun ternyata sapi tersebut ada yang tingginya 105 centimeter, jika memang ada satu dua sapi yang mati misalnya, apakah matinya sapi itu kemauan kami ?, saat kami serahkan sapi itu ke penerimanya dalam kondisi sehat, kalau mati sapinya kami dikatakan korupsi atau tidak tepat sasaran membaginya, jika  kami salah kami siap bertanggung jawab, jangan masalah sapi bantuan dari DBCHT ini saja yang selalu disorot, terkesan ada ketidak senangan atau dipolitisasi, masih banyak bantuan sapi lainnya yang menggunakan dana APBK atau dana Otsus, apakah semua berjalan dengan benar dan baik ? , tolong juga usut oleh wartawan yang juga oknum PNS itu. papar Ramadan. (azl)   

Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Jumat, 8 Desember 2017 | 00:09:25    klik: 73

Pengelolaan SLTA di Tarik Ke Provinsi Orang Tua Siswa Harus Bayar Uang SPP

Selasa, 5 Desember 2017 | 09:08:25    klik: 43

PNA Siap Rebut Hati Rakyat Gayo Lues Pileg 2019

Rabu, 6 Desember 2017 | 18:29:37    klik: 34

Truk Raksasa Ini Ganggu Pengguna Jalan Blangkejeren-KutaCane


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Aceh Barat Selatan
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Sport
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Sportaiment
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Features
  • Sumut
  • Opini
  • Jurnalis Warga
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb