http://alabaspos.com/
Home  / Sosial Ekonomi / Daripada Rugi Petani Gayo Lues Biarkan Cabainya Mengering ...
headline

Daripada Rugi Petani Gayo Lues Biarkan Cabainya Mengering di Batang

Minggu, 18 Juni 2017 | 12:14:22
dok.alabaspos
Tanaman Cabai mengering dibatang akibat harga anjlok
Blangkejeren(alabaspos), Daripada mengalami kerugian semakin besar tidak sedikit petani di Kabupaten Gayo Lues, membiarkan tanaman cabainya mengering dan membusuk dibatangnya, inilah dampak dari hancurnya harga komoditi simerah yang pedas ini.

"mau diapakan lagi tanaman cabai ini, mau dikutip harus membayar upah pekerja, upah pekerja seharinya sekitar Rp 80 Ribu, kita pakai tenaga dua atau tiga orang sudah berapa biayanya, sedangkan harga cabai hanya Rp 3000 ribu, kalau dikutip sendiri tidak mungkin dilakukan sebab hasil kutipan sangat sedikit, menggunakan tenaga orang lain darimana upahnya diambil, jadi serba salah kan ?, agar tidak rugi semakin bertambah lebih baik biarkan saja tanaman itu, tidak usah dipetik" ujar Nasrudin petani cabai di Blangkejeren 14/6.

Sebagian petani lainnya terlihat mengutip hasil panen cabainya, namun pengakuan dari petani tersebut cabai yang mereka kutip tidak untuk dijual langsung, tetapi akan dikeringkan dengan cara dijemur.

"kalau dijual saat ini tentunya kerugian akan sangat besar, tidak lagi sesuai dengan biaya produksinya, mulai dari harga bibit, harga plastik mulsa, biaya pekerjanya, hingga perawatannya, dengan kondisi harga saat ini, jelas kami benar benar hancur, jangan modal untuk membayar pinjaman modal menanam cabai ini saja tidak mampu kami kembalikan, daripada dijual sekarang kami keringkan saja cabai ini dengan cara menjemurnya, mana tahu habis lebaran ini harga cabai meningkat, jadi masih ada harapan sedikit" ujar beberapa petani yang ditemui media ini.

Murahnya harga cabai di Gayo Lues bukan saja berdampak pada petani, tetapi pedagang agen pengumpul juga merasakan kelesuan, pedagang pengumpul mengakui mereka juga serba salah untuk membeli cabai dari petani, kalau dibeli dengan harga yang sangat murah dikira penjual pembeli mempermainkan harga, padahal sebut pedagang pengumpul ini, mereka juga menjualnya dengan harga murah belum lagi biaya pengiriman, murahnya harga cabai saat ini tidak terdengar keluhan dari ibu rumah tangga, sebab harga cabai sangat terjangkau, berbeda ketika harga cabai mencapai puluhan ribu perkilogramnya, tidak sedikit pembeli cabai akan berteriak dan mengeluh.(azl)

Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

Senin, 23 Oktober 2017 | 22:01:44

Mutasi Kedua , Pejabat Gayo Lues Dilantik Malam Hari

Senin, 23 Oktober 2017 | 21:15:01

KETUA BAPPEDA PIJAY: PERCEPAT PENUNTASAN KEMISKINAN

Senin, 23 Oktober 2017 | 21:11:39

KEPALA BAITUL MAL PIJAY AROGAN PADA WARTAWAN

TERPOPULER

Jumat, 20 Oktober 2017 | 12:59:01    klik: 483

Diduga Rem Blong, Kenderaan Rombongan Wagub Aceh Tabrakan

Senin, 16 Oktober 2017 | 21:34:27    klik: 420

Mantan Bupati Gayo Lues Ibnu Hasim Perkuat Barisan Partai PNA

Selasa, 3 Oktober 2017 | 00:06:45    klik: 410

Abdul Rasad Dan Rajab Marwan Tidak Dapat Hadiri Pelantikan Bupati Gayo Lues


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Aceh Barat Selatan
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Sport
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Sportaiment
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Features
  • Sumut
  • Opini
  • Jurnalis Warga
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb