http://alabaspos.com/
Home  / Sosial Ekonomi / Tanaman Kakao Komoditi Andalan Aceh Tenggara
sosial ekonomi

Tanaman Kakao Komoditi Andalan Aceh Tenggara

Sabtu, 21 Februari 2015 | 21:47:03
armen toni/alabaspos.com
Asaluddin SP.MM
KUTACANE ( ALABAS POS ),Komoditi  andalan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Aceh Tenggara adalah tanaman Coklat ( Kakao )Demikian hal itu dijelaskan  Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Aceh Tenggara Asaluddin SP.MM kepada Alabaspos Sabtu (14/02) diruang kerjanya.

Dikatakan,hingga saat ini luas lahan tanaman kakao di Kabupaten Aceh Tenggara sudah mencapai 19.994 hektar dengan jumlah produksi sebanyak 8.843 ton/hektar dengan hasil produktipitas 13.384 Kg/hektar dari sebanyak 21.623 jumlah petani ungkap Asaluddin.

Ditambahkan,disamping tanaman kakao sebagai komoditi andalan  Aceh Tenggara,karet dan kemiri juga termasuk tanaman komoditi andalan kedua dan ketiga di dinas Kehutanan dan Perkebunan Aceh Tenggara saat ini ujarnya semangat.

Masalah komoditi andalan lanjutnya,Di Aceh,Aceh Tenggara adalah penghasil tertinggi coklat sehingga kita sebagai exporter coklat terbanyak di Aceh tandas Asaluddin yang baru sebulan dilantik menjadi orang nomor satu di dinasnya itu.

Terkait program kedepan di tahun 2015 ini,ia juga menjelaskan bahwa,sesuai rencana pada bulan Juni mendatang kita akan undang sebanyak 480 calon Petani (CP)dan calon lahan(CL),mereka akan kita latih mengenai masalah sistim dan pemeliharaan paska panen paparnya.

Sehingga jumlah hasil produksi dan mutunya bisa jauh lebih meningkat lagi,dan kepada 480 CP dan CL yang sudah kita latih tersebut ,juga akan disalurkan sebanyak 200 ribu bibit tanaman coklat,dan bibit tanaman  karet sebanyak 150 ribu serta jenis kelapa dalam sekitar 21 ribu bibit jelas Kadis Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Aceh Tenggara Asaluddin SP.MM.

Juga terkait masalah kendala yang dihadapi para petani,Kadis juga secara gamblang mengatakan,untuk hama penyakit tanaman kakao terutama busuk buah(pitoptora) dan helopetis hama batang serta serangan hama dari busuk penggerek Kakao (BPK) pungkas Kadis Asaluddin SP.MM.

Kalau para petani kita bekerja sungguh sungguh dengan mempedomani anjuran yang kita sampaikan,kami yakin untuk tahun 2015 ke depan ini hasil dan mutu produksi bisa semakin jauh meningkat lagi tandasnya.

Saat disinggung berapa harga kakao di pasaran Aceh Tenggara,Kepala Dinas juga menyampaikan bahwa,harga saat ini berkisar antara RP.21.000 s/d RP.23.000 per kilogram ungkapnya mengakhiri(Armentoni).

Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Selasa, 3 Oktober 2017 | 00:06:45    klik: 402

Abdul Rasad Dan Rajab Marwan Tidak Dapat Hadiri Pelantikan Bupati Gayo Lues

Rabu, 4 Oktober 2017 | 17:39:11    klik: 281

Pelaksana Pelantikan Bupati Dan Wakil Bupati Gayo Lues Dipolisikan


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Aceh Barat Selatan
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Sport
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Sportaiment
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Features
  • Sumut
  • Opini
  • Jurnalis Warga
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb