http://alabaspos.com/
Home  / Sosial Ekonomi / Di Gayo Lues : Bukan Hanya Orang Dewasa Anak Balita Juga Dem ...
sosial ekonomi

Di Gayo Lues : Bukan Hanya Orang Dewasa Anak Balita Juga Demam Batu Akik

Rabu, 11 Februari 2015 | 17:04:06
dok .alabaspos.com
Nugie bocah Balita saat menyenter batu temuannya
Blangkejeren,Demam Batu akik yang melanda Indonesia membawa dampak juga di Kabupaten Gayo Lues,sebagai daerah pegunungan kawasan ini juga memiliki potensi yang besar soal batu alam tersebut,pemburu batu akik di daerah ini berusaha untuk mendapatkan jenis batu akik terbaik,menyelusuri kawasan sungai hingga kekawasan hutan lebat,merupakan pemandangan dan cerita biasa di Gayo Lues,demi mendapatkan batu yang berkelas,terutama jenis batu yang disebut "solar" atau giok,ataupun jenis batu lainnya.

Dampak demam batu tentunya membawa keuntungan tersendiri bagi warga,terutama pemilik alat potong batu,maupun pengrajin pembuatan batu cincin,gelang batu giok maupun aksesoris lainnya,dengan banyaknya permintaan dari peminat pengoleksi batu,begitu juga dengan pedagang ring untuk pengikat batu menjadi cincin,tidak mengenakan batu cincin dijari saat ini dianggap tidak keren di Gayo Lues,sehingga jangan heran setiap lelaki dewasa maupun remaja bahkan anak anak didaerah ini,mengenakan cincin dari batu akik di jari manisnya,tidak cukup satu bahkan ada yang mengenakan cincin batu akik hingga lebh dari satu di jari jemarinya.

Demam batu akik ini juga melanda anak anak bahkan anak anak dibawah usia lima tahun,juga tidak mau ketinggalan,dengan modal senter mancis ditangan,mereka sibuk menyenteri batu yang ada dijalan atau dihalaman rumah mereka,tidak jarang anak anak ini selalu menyenter batu kemudian bertanya pada orang tua,apakah batu tersebut merupakan batu akik atau bukan.

Seperti Nugie misalnya bocah yang belum genap berusia empat tahun ini,tetap memegenag senter mancis ditangannya,setiap batu yang ditemukannya selalu disenter,lalu dikantonginya,lalu ditanyakan pada kerabatnya apakah batu temuannya itu merupakan batu akik atau batu biasa.

Yang parahnya lagi ada sebagian warga selalu melihat kebawah jika berjalan,dengan harapan mendapatkan jenis batu yang bagus,walaupun dengan ukuran kecil,sebagian warga ada juga berusaha melepaskan batu dari keranjang bronjong,jika batu tersebut dianggap bagus dan bermutu,memang demam batu akik benar benar melanda daerah ini,batu akik membuat warga lupa akan masalah politik yang terjadi saat ini,pembicaraan sudah beralih ke batu akik,tidak lagi soal politik,batu akik oh batu akik.(azl)

Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Selasa, 3 Oktober 2017 | 00:06:45    klik: 402

Abdul Rasad Dan Rajab Marwan Tidak Dapat Hadiri Pelantikan Bupati Gayo Lues

Rabu, 4 Oktober 2017 | 17:39:11    klik: 281

Pelaksana Pelantikan Bupati Dan Wakil Bupati Gayo Lues Dipolisikan


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Aceh Barat Selatan
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Sport
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Sportaiment
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Features
  • Sumut
  • Opini
  • Jurnalis Warga
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb