http://alabaspos.com/
Home  / Hukum / Dari 12 Laporan Masyarakat Kejari Gayo Lues Segera Jadikan D ...
headline

Dari 12 Laporan Masyarakat Kejari Gayo Lues Segera Jadikan Dua Kades Sebagai Tsk

Jumat, 16 Februari 2018 | 09:13:07
dok azhari lubis/alabaspos
Rajeskana SH Kasi Pidsus Kejari Gayo Lues
Blangkejeren(alabaspos), Masalah dana desa di Kabupaten Gayo Lues terus mencuat, hal ini dibuktikan dengan adanya laporan dugaan tindak pidana korupsi dana desa yang dilakukan oleh oknum  Pengulu (kades), oleh masyarakat desanya.

Kepala Kejaksaan Negeri Gayo Lues Agung Ardiyanto SH, kepada media ini mengatakan sebanyak dua belas laporan dari masyarakat atas dugaan tindak pidana korupsi dana desa,sudah masuk ke kejaksaan, namun dari dua belas laporan masyarakat itu, baru dua yang sedang di proses, namun sebut Agung Ardiyanto sejauh mana proses dari dua oknum pengulu itu, sebaiknya ditanyakan kepada Kasi Pidsus, ujar Agung Ardiyanto.

Rajeskana SH selaku Kasi Pidsus Kejaksaan negeri Gayo Lues menjawab pertanyaan awak media ini, menyebutkan bahwa dua oknum pengulu memang sedang dalam proses pendalaman kasusnya, untuk oknum pengulu di kecamatan Putri Betung sudah masuk dalam ranah penyidikan, artinya oknum kades itu sudah menjadi tersangka dan seluruh berkas perkaranya saat ini sedang dilengkapi, termasuk permintaan audit dari lembaga terkait, begitu juga dengan oknum kades yang berasal dari kecamatan Blang Pegayon masih dalam penyelidikan dan dalam waktu dekat akan ditingkatkan menjadi penyidikan, namun Rajeskana meminta agar inisial dan asal desa pengulunya tidak dituliskan, dengan alasan pihaknya sedang melengkapi seluruh bukti dan ditakutkan oknum pengulu itu, menghilangkan barang bukti.

Kejari Gayo Lues sebelumnya menyebutkan, dalam proses penindakan dari bagi pelaku dugaan penyelewengan dana desa, memang ada diatur soal adanya koordinasi dengan pihak APIP seperti Inspektorat,BPK RI atau BPKP, tentunya hal ini jika kegiatan tersebut masuk dalam ranah pengawasan internal, tetapi tidak dapat dijadikan alasan jika memang ada indikasi kerugian keuangan negara, selama enam puluh hari diberikan waktu, jika memang ada kesalahan administrasi, silahkan saja diperbaiki, namun jika memang ada niat untuk melakukan upaya merugikan keuangan negara, tentunya hal sudah masuk ke ranah hukum, dan kejaksaan berhak melakukan pengusutan dan penuntutan terhadap pelaku, jadi mekanismenya sudah jelas, mana kesalahan administrasi, dan kesalahan atas perbuatan melawan hukum. jelas Agung Ardiyanto(azl).


Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

Jumat, 21 September 2018 | 23:01:48

KIP Gayo Lues Jalin Kemitraan Dengan Awak Media

Kamis, 20 September 2018 | 08:01:29

Gayo Lues Kehilangan salah satu Putra Terbaiknya

TERPOPULER

Selasa, 18 September 2018 | 09:05:15    klik: 78

TP4D Kejari Gayo Lues Monitoring Pekerjaan Proyek Bersama Dinas PUPR

Selasa, 11 September 2018 | 08:38:03    klik: 70

Bawaslu Temukan 2333 Pemilih Ganda di Gayo Lues

Kamis, 13 September 2018 | 19:03:00    klik: 35

71 Pemain Ikuti Seleksi PSGL Untuk Liga 3

Kamis, 20 September 2018 | 09:42:06    klik: 29

Parpol Tanda Tangani Singkonisasi DCT, Beberapa Bacaleg Mundur


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Gayo Lues
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Kuliner
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Olah Raga
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Kesehatan
  • Sumut
  • Opini
  • Nasional
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb