http://alabaspos.com/
Home  / Hukum / Kadiskes Gayo Lues : Masyarakat Harus Memahami Tata Cara Mem ...
headline

Kadiskes Gayo Lues : Masyarakat Harus Memahami Tata Cara Meminta Visum

Selasa, 25 Juli 2017 | 14:35:40
dok.alabaspos
dr.Nevirizal kadiskes Gayo Lues
Blangkejeren(alabaspos), Untuk mendapatkan hasil visum et repertum atas korban ada tata cara yang harus dilakukan, hal ini dikatakan Kadis kesehatan Gayo Lues dr.Nevirizal kepada alabaspos.com disela sela acara sosialisasi Visum et Repertum bagi tenaga medis dan penyidik di aula Puskesmas Kota Blangkejeren 25/7.

"kegiatan sosialisasi ini untuk menyatukan persepsi antar petugas medis pembuat hasil Visum et repertum dengan penyidik, selama banyak masyarakat yang tidak memahami mekanisme meminta hasil visum atas sebuah tindak kekerasan, ada yang datang langsung meminta visum ke petugas medis, tindakan ini seharusnya tidak boleh, sekarang ini petugas medis dan penyidik harus kerjasama, masyarakat yang menginginkan hasil visum sebaiknya membuat laporan dahulu ke penyidik atau polisi dan bersama sama petugas polisi meminta hasil visum kepada petugas medis," ujar Nevirizal.

hal ini dilakukan sebut Nevirizal untuk menghindari adanya kekeliruan nantinya, hasil rekam medik dari sebuah hasil visum tentunya akan berdampak pada hukum, bahkan akan sampai ke pengadilan, jadi apa yang dikeluarkan oleh petugas medis dari hasil visum tentunya akan terbawa kepengadilan tersebut, dengan adanya petugas dari penyidik yang mendampingi tentunya tidak akan berdampak besar bagi petuigas medis, mekanismenya harus begitu, jadi kalau ada masyarakat yang memerlukan visum sebaiknya lapor ke polisi dan bersama sama polisi meminta hasil visum, hasil visum boleh saja dikeluarkan oleh Puskesmas, namun untuk kasus tertentu yang tidak dapat dikeluarkan oleh Puskesmas dapat dibuatkan di RSUD, jika tidak mampu tentunya akan ke Rumah sakit yang memiliki ahli forensik.yang telah memiliki sertifikat atau STR.

Kegiatan sosialisasi visum et repertum ini baru pertama dilaksanakan di Gayo Lues dengan menghadirkan nara sumber dari ahli forensik dan guru besar di USU Medan, dengan adanya sosialisasi ini tentunya pemahaman petugas medis dan penyidik kedepannya, dapat berjalan dengan baik begitu juga dengan masyarakat sudah mengerti bagaimana untuk mendapatkan hasil Visum et repertu, ujar Nevirizal.(azl) 

Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Selasa, 3 Oktober 2017 | 00:06:45    klik: 402

Abdul Rasad Dan Rajab Marwan Tidak Dapat Hadiri Pelantikan Bupati Gayo Lues

Rabu, 4 Oktober 2017 | 17:39:11    klik: 281

Pelaksana Pelantikan Bupati Dan Wakil Bupati Gayo Lues Dipolisikan


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Aceh Barat Selatan
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Sport
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Sportaiment
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Features
  • Sumut
  • Opini
  • Jurnalis Warga
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb