http://alabaspos.com/
Home  / Hukum / Dinkes Gayo Lues Laksanakan Sosialisasi VER Bagi Tenaga Med ...
headline

Dinkes Gayo Lues Laksanakan Sosialisasi VER Bagi Tenaga Medis Dan Penyidik

Selasa, 25 Juli 2017 | 13:51:52
dok.alabaspos
Acara sosialisasi Visum et Repertum
Blangkejeren (alabaspos), Kegiatan sosialisasi Visum Et Repertum dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues, kegiatan tersebut berlangsung pada selasa 25/7 di aula Puskesmas Kota Blangkejeren.

Kegiatan ini selain di ikuti oleh tenaga medis yang ada di kabupaten Gayo Lues, juga diikuti oleh Penyidik Polres, kejaksaan bahkan dari TNI, begitu juga dengan tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat lainnya, 

Acara ini juga dihadiri oleh Kapolres Gayo Lues, Bupati dan Muspida lainnya, pada pembukaan acara sosialisasi soal Visum et Repertum ini Bupati Ibnu Hasim menyampaikan antara lain, kegiatan sosialisasi ini sangat penting bagi tenaga medis, penyidik sebab untuk mendapatkan Visum et repertum oleh masyarakat atau korban tindak kekerasan tentunya ada mekanisme yang harus dilakukan,seperti kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) misalnya, jika terjadi KDRT tentunya korban yang merasa mendapat tindakan kekerasan, tentunya akan meminta Visum et Repertum kepada petugas medis, namun ketika petugas medis mengeluarkan hasil Visum, suami korban merasa tidak senang dan akan memperkarakan petugas medis itu, tentunya ini akan merugikan bagi petugas medis, begitu ancaman terhadap petugas medis itu pasti ada, untuk menghindarinya perlu ada sebuah regulasi atau hukum yang mengatur dan melindungi petugas medis, jelas Bupati.

Narasumber dalam acara sosialisasi Visum et repertum Prof.dr.Amri Amir, Guru besar dan pengajar di salah satu Universitas di Sumatra Utara, menyampaikan bahwa tujuan untuk mengeluarkan hasil Visum et repertum bagi korban merupakan tugas dari petugas Medis, namun untuk mengeluarkan hasil Visum harus ada langkah langkah hukum yang mengaturnya.

Ahli Forensik ini juga memaparkan agar setiap hasil Visum bagi korban harus ada satu persepsi dengan petugas Penyidik atau kepolisian, sebab dalam mengeluarkan hasil Visum tentunya akan bedampak pada proses hukum, bahkan sampai kepengadilan disinilah harus ada sinergi antara penyidik dan petugas medis, tentunya petugas medis harus merasa terlindungi dari dampak hukum ketika mengeluarkan hasim Visum, jadi kerjasama antara Petugas medis dan penyidik haruslah satu kesatuan,atau bersinergi sehingga hal hal yang berdampak negatif bagi petugas medis dapat terhindar ujar Amri Amir antara lain, dihadapan para peserta yang hadir. (azl)

Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Selasa, 3 Oktober 2017 | 00:06:45    klik: 402

Abdul Rasad Dan Rajab Marwan Tidak Dapat Hadiri Pelantikan Bupati Gayo Lues

Rabu, 4 Oktober 2017 | 17:39:11    klik: 281

Pelaksana Pelantikan Bupati Dan Wakil Bupati Gayo Lues Dipolisikan


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Aceh Barat Selatan
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Sport
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Sportaiment
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Features
  • Sumut
  • Opini
  • Jurnalis Warga
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb