http://alabaspos.com/
Home  / Hukum / Kajari Gayo Lues Irup HUT Adhyaksa Ke 57
headline

Kajari Gayo Lues Irup HUT Adhyaksa Ke 57

Sabtu, 22 Juli 2017 | 12:53:24
dok.alabaspos
Kajari bertindak selaku Irup pada HUT Adhyaksa ke 57
Blangkejeren(alabaspos), Kepala Kejaksaan negeri Gayo Lues Agung Ardiyanto SH.MH. bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam kegiatan upacara memperingati HUT Adhyaksa ke 57, upacara berlangsung di halaman Kantor kejaksaan setempat sabtu 22/7, yang diikuti oleh seluruh jajaran kejari Gayo Lues.

Pada amanat tertulis Jaksa Agung yang dibacakan oleh Kejari Gayo Lues Agung Ardiyanto antara lain disampaikan, HUT Adhyaksa ke 57 dapat dijadikan motivasi bagi aparatur kejaksaan untuk bertugas dan memberikan kepastian hukum ditengah tengah masyarakat, tantangan bagi aparatur kejaksaan semakin berat, ini terkait dengan berbagai modus yang dilakukan oleh para pelanggar hukum.

Kemudian Jaksa Agung juga menyampaikan aparatur kejaksaan harus mampu menghilangkan sekat dan pengkotakan dalam memandang tugas,padahal tugas tersebut akan lebih ringan jika dikerjakan secara bersama sama, menjaga kesatuan dan persatuan serta kebersamaan, seperti jemari yang ada ditangan, masing masing jari punya fungsi, namun ketika akan bekerja seluruh jari akan melakukan fungsi masing masing dan apa yang dilakukan tangan akan menjadi mudah. jelas Jaksa Agung pada amanat tertulisnya.

Jaksa Agung juga menyampaikan penghargaan dan apresiasi atas kinerja kejaksaan,yang penuh integritas sehingga mampu mengangkat citra kejaksaan, seperti penghargaan WTP dari BPK RI yang mendapat penghargaan wajar tanpa pengecualian, mendapat predikat B dari kementerian PAN RB sebagai pelaksanaan reformasi birokrasi, tentunya ini semua adalah hasil kinerja dari seluruh jajaran Kejaksaan RI.begitu juga adanya pengakuan dari dari lembaga penggiat anti korupsi dengan memberikan penilaian bahwa selama kurun waktu 2016 - 2017 kejaksaan lebih banyak melakukan penyidikan masalah kasus korupsi.

Dalam menangani kasus korupsi oleh Kejaksaan tidak sedikit adanya perlawanan dari para tersangka atau pelaku kejahatan, perlawanan itu dilakukan dengan cara membuat berbagai sensasi baik di media cetak media sosial dan sebagainya, dengan membuat berita yang tidak faktual dan bahkan menyesatkan,bahkan ada yang melakukan unjuk rasa dengan menuduh adanya kriminalisasi, politisasi dan sebagainya, untuk itu aparatur kejaksaan jangan sampai terpancing dengan modus modus seperti ini, yang hanya akan mengundang keributan.

Usai kegiatan upacara jajaran kejaksaan Gayo Lues mengadakan acara syukuran dengan memotong nasi tumpeng oleh Kajari, kemudian dilanjutkan dengan acara hiburan.(azl)

Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

Senin, 21 Agustus 2017 | 20:25:18

Bendera RI Terbalik : Malaysia Jangan Cari Gara Gara

TERPOPULER

Minggu, 13 Agustus 2017 | 13:41:23    klik: 443

Fantastic : Muri Hitung Penari Saman Ternyata Ini Jumlahnya

Kamis, 10 Agustus 2017 | 17:37:19    klik: 426

Pak Presiden Tolonglah Datang Lihat Tari Saman 10001 Peserta di Gayo Lues

Jumat, 4 Agustus 2017 | 21:06:42    klik: 347

Inilah Hasil Sementara Tournament Bupati Cup Gayo Lues

Jumat, 18 Agustus 2017 | 22:43:25    klik: 296

Inilah Tim Yang Akan Berlaga Pada Babak 8 Besar Bupati Cup, Serta Jadwalnya

Senin, 7 Agustus 2017 | 19:26:18    klik: 275

Bupati Cup : Kutalintang A Tekuk Pospa Penampaan 1-0


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Aceh Barat Selatan
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Sport
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Sportaiment
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Features
  • Sumut
  • Opini
  • Jurnalis Warga
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb