http://alabaspos.com/
Home  / Hukum / PEMBANGUNAn PENINGKATAN JALAN DI KEC. KUNTO DARUSSALAM Di DU ...
hukum

PEMBANGUNAn PENINGKATAN JALAN DI KEC. KUNTO DARUSSALAM Di DUGA MARK UP

Senin, 18 Mei 2015 | 08:28:48
dok P anji D/alabaspos.com
Rohul Alabaspos.com,telihat seperti kubangan kerbau akses kabupaten yang mengakibatkan masyarakat untuk melintasi terlebih- lebih menjadi hambatan, terhambatnya anak sekolah. Sehingga anak sekolah menjadi terlambat akibat putusnya akses jalan tersebut dan kepala dinas PU Bina Marga Rohul sampai saat ini belum ada tanggapan lokasi terletak di desa Muara Dilam Kec. Kunto Darussalam Kab. Rokan Hulu hari Jum'at (15/05/2015).
       
Adapun proyek yang dilaksanakan dengan PU Bina Marga yang diduga tidak sesuai dengan bestteck pembangunan, diduga melakukan penipuan publik karena dari anggaran bangunan tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Saat di konfirmasi masyarakat,tokoh agama, tokoh masyarakat, ketua adat dan ninik mamak desa tersebut menyampaikan dengan keresahan mereka kepada awak media " kami tidak yakin tentang adanya proyek peningkatan jalan lintas kabupaten yang senilai Rp. 47.392.427.716,00.

Yang isi proyeknya seperti ini

Kegiatan : Peningkatan Jalan Kabupaten Rokan Hulu

Paket  : Peningkatan jalan Kota Lama - Simpang Jalan Provinsi Efektif 11 Km fungsional Base C 21,5 Km ( 32,50 Km ) ( Multi Years ) Rp. 49.000.000.000    Tahun  2012 Rp. 8.880.000.000,- Tahun 2013 Rp.17.150.000.000,- Tahun 2014  Rp. 17.150.000.000,- Tahun 2015 Rp. 5.880.000.000,- ( 1 kegiatan )

Nilai Kontrak : Rp. 47.392.427.716,00

Sumber Dana : APBD KABUPATEN ROKAN HULU

Tahun Anggaran : 2012

Waktu Pelaksanaan : 600 ( Enam Ratus ) Hari Kalender

Waktu Pemeliharaan : 180 ( Seratus Delapan Puluh ) Hari Kalender

Kontraktor Pelaksanaan : PT.HASRAT TATA JAYA

No Kontrak : 209/ kontrak/ PNK- JLN/XII/2012

Tgl Kontrak : 28 Desember 2012

Konsultan Pengawas : PT.ADHY DUTA PRIMA

Kemudian tokoh masyarakat menyatakan " perincian dalam perhitungan kami anggaran yang digunakan pembangunan jalan tersebut sepanjang 11 KM kurang lebih 11 M dan sisanya kami menduga tidak dilaksanakan menurut analisa kami banguan jalan tersebut adalah Base C / lapen, bukan House Mix / Base A. Dan sisa proyek tersebut tidak ada dilaksanakan sampai saat ini proyek tersebut menjadi hancur, jalan tersebut terputus,seperti kubangan kerbau yang kalau untuk di jadikan ternak ikan akan berhasil dipanen, seumpamanya kemarau 3 tahun pun tidak akan bakalan kering", jelas tokoh masyarakat.

Dan apabila dalam waktu singkat ini kami akan Mengadukan kepada KPK Jakarta Pusat, supaya mereka paham agar tidak semaunya saja makan uang negara sehingga masyarakat menjadi himbasnya. Ungkasnya (P.Dewanata).

Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Selasa, 3 Oktober 2017 | 00:06:45    klik: 402

Abdul Rasad Dan Rajab Marwan Tidak Dapat Hadiri Pelantikan Bupati Gayo Lues

Rabu, 4 Oktober 2017 | 17:39:11    klik: 281

Pelaksana Pelantikan Bupati Dan Wakil Bupati Gayo Lues Dipolisikan


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Aceh Barat Selatan
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Sport
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Sportaiment
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Features
  • Sumut
  • Opini
  • Jurnalis Warga
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb