http://alabaspos.com/
Home  / Politik / Tak di Undang Upacara HUT Gayo Lues Mantan Bupati Kecewa, Wa ...
headline

Tak di Undang Upacara HUT Gayo Lues Mantan Bupati Kecewa, Wabup:Saya Akan Telusuri Siapa Dalangnya

Selasa, 13 Maret 2018 | 21:32:09
dok azhari lubis/alabaspos
Ibnu Hasim Mantan Bupati Gayo Lues dua Priode
Blangkejeren(alabaspos), Upacara Memperingati hari jadi Kabupaten Gayo Lues yang ke 16 tahun 2018, yang baru saja dilaksanakan, akhirnya meninggalkan kesan tidak enak hati dan kekecewaan yang dalam khususnya bagi Ibnu Hasim Mantan Bupati Gayo Lues dua Priode(2017-2012- 2012-2017).

" saya heran sejak tidak lagi menjabat sebagai Bupati jika ada kegiatan daerah, kenapa saya tidak diundang, salah saya apa ?, padahal saya sesepuh dan mantan seorang Bupati selama dua priode, baru beberapa bulan saya meninggalkan kursi Bupati, digantikan oleh Bupati Muhammad Amru dan Wakilnya Said Sani, kesannya saya dianggap tidak memikirkan Gayo Lues ini lagi, sejak masa jabatan saya selesai, saya tidak pernah meninggalkan Gayo Lues ini, saya tetap tinggal disini sembari memperhatikan apa saja kegiatan pemerintahan di Gayo Lues saat ini, apa masalahnya untuk sekedar mengundang dalam upacara memperingati HUT Kabupaten Gayo Lues saya sama sekali tidak diundang, padahal saya tidak mengharapkan apapun apalagi mendapat penghargaan, bagi saya cukup diundang sebagai sebuah kenangan bagaimana masa masa perjuangan memekarkan Kabupaten Gayo Lues, dapat mengingatkan kita kembali, sehingga menimbulkan semangat untuk membangun Gayo Lues tercinta ini, Pilkada sudah selesai dan saya bukan lawan politik Bupati dan Wakil Bupati saat ini, sebab saya tidak ikut boleh ikut lagi dalam Pilkada, dan Pilkada sudah selesai, saat ini kita harus mampu saling merangkul demi membangun Gayo Lues, terus terang saya sengat kecewa tidak diundang dalam upacara memperingati HUT Gayo Lues" ujar Ibnu Hasim dikediamannya di Blangsere yang didampingi Istrinya Hj.Salamah Ibnu Hasim.

Bukan hanya Ibnu Hasim yang kecewa,Hj.Salamah mantan ketua Tim penggerak PKK Kabupaten Gayo Lues selama sepuluh tahun, juga mengutarakan uneg unegnya atas kekecewaannya.

Bahkan karena kekecewaan yang begitu dalam, Hj,Salamah sempat bercerita bagaimana perjuangan ketika Gayo Lues akan dimekarkan dari Aceh Tenggara.

"jangan pandang kami sebagai orang yang pernah ikut berjuang memekarkan Kabupaten Gayo Lues, tetapi pandanglah bahwa masih ada mantan Bupati Gayo Lues yang menjabat dua Priode, dan sebagai sesepuh negeri ini, kalau saya mau ceritakan perjuangan memekarkan Kabupaten Gayo Lues, saya bisa tunjuk siapa saja yang begitu gigih dalam perjuangan pemekaran, saya tahu sebab sekretariat pemekeran Kabupaten Gayo Lues ada dirumah kami di Kutacane, tentunya tidaklah elok kalau disampaikan apakah perjuangan pemekaran itu ada yang punya andil dan ada yang tampa andil sama sekali, namun merasa sebagai pahlawan sekarang ini, kami masih ingat tapi sudahlah, kami cuma kecewa, kenapa kami dilupakan padahal kami masih ada di Gayo Lues ini" ujar Hj, Salamah.

Tidak diundangnya Mantan Bupati Ibnu Hasim dalam upacara HUT Kabupaten Gayo Lues, mendapat tanggapan yang keras dari Wakil Bupati Said Sani, usai meresmikan penggilingan tebu rakyat di Desa Akang Siwah Kecamatan Blang Pegayon selasa 13/3,saat dikonfirmasi tentang hal tersebut, Said Sani mengatakan bahwa Ibnu Hasim sebagai mantan Bupati dan memiliki andil yang besar dalam Pemekaran Kabupaten Gayo Lues, masuk dalam undangan khusus beserta para pejuang pemekaran Kabupaten Gayo Lues lainnya, namun dirinya sangat heran kenapa undangan itu tidak sampai kepada Ibnu Hasim.

"saya sangat kecewa sekali kenapa undangan tidak sampai kepada beliau, kami bersama Bupati sangat terkejut, mendapat informasi bahwa Ibnu Hasim sebagai mantan Bupati, tidak menerima undangan dalam upacara memperingati HUT Kabupaten Gayo Lues ke 16, Padahal kami sudah punya rencana usai kegiatan Upacara akan membawa Ibnu Hasim ke Pendopo, untuk bersilaturahmi sekaligus, untuk medapatkan masukan dari beliau, sebab kami merasa sangat membutuhkan pengalamannya dalam membangun Gayo Lues ini, kita harus membangun kebersamaan jangan ada pengkotak kotakan dalam membangun  Gayo Lues ini, dalam kebersamaan saja belum tentu kita berhasil membangun, apalagi di kotak kotakkan, tentunya hal ini sudah saya sampaikan kepada Bupati, siapa yang tidak menyampaikan undangan kepada beliau sebagai sesepuh dan mantan Bupati, saya dan Bupati akan melakukan penyelusuran tentang hal ini, bukan tidak mungkin ada upaya pihak tertentu, yang tidak ingin adanya kekompakan dan kebersamaan dalam membangun Gayo Lues kedepan, atau bisa saja ini upaya politik untuk memecah hubungan antara pemrintahan sekarang ini dengan mantan Bupati Bapak Ibnu Hasim, tentunya kami akan cari tahu siapa dalang semua ini" ujar Said Sani dengan nada tinggi.(azl) 

Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

Sabtu, 30 Juni 2018 | 08:10:30

Kampung Tampeng Akan Jadi Sasaran TMMD

Jumat, 29 Juni 2018 | 20:45:17

Jajaran Kodim 0113 Gayo Lues Halal Bi Halal

TERPOPULER

Minggu, 8 Juli 2018 | 21:26:50    klik: 410

Besok Ribuan Warga Lakukan Aksi Unjuk Rasa "Bebaskan Gubernur Aceh"


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Gayo Lues
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Kuliner
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Olah Raga
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Kesehatan
  • Sumut
  • Opini
  • Nasional
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb