http://alabaspos.com/
Home  / Politik / MK : Apa Dasar Hukum 2000 Surat Suara Pada PSU Gayo Lues ?
headline

MK : Apa Dasar Hukum 2000 Surat Suara Pada PSU Gayo Lues ?

Selasa, 6 Juni 2017 | 02:31:55
dok.alabaspos
Jakarta(alabaspos), Mahkamah Konstitusi pada persidangan senin 5/6 dalam agenda mendengarkan laporan hasil pemungutan suara ulang di Kabupaten Gayo Lues, oleh KPU RI,KIP Aceh,KIP Gayo Lues serta Bawaslu maupun Panwaslih Aceh dan Gayo Lues.

Pada persidangan tersebut pihak penyelenggara KIP Gayo Lues dan Panwaslih melaporkan seluruh kegiatan PSU berjalan dengan lancar, tidak ada pelanggaran apapun yang terjadi, bahkan saksi saki dari ketiga Paslon menandatangani hasil rekapitulasi suara, baik ditingkat kecamatan maupun di tingkat Kabupaten.

Namun ketika Pengacara Hukum Paslon nomor 2 (Abd.Rasad-Rajab Marwan) Imran Mahfudi mempertanyakan adanya surat suara sebanyak 2000 lembar pada pelaksanaan PSU dilima TPS, membuat para Hakim Mahkamah Konstitusi menilai ada kejanggalan pada surat suara sebanyak 2000 lembar itu.

Seperti dikutip dari risalah sidang Mahkamah Konstitusi, munculnya angka 2000 lembar surat suara tersebut, dinilai tidak memiliki dasar hukum.

"Dari mana dasarnya 2.000 itu? Angka 2.000 dari mana? Kan
mestinya kita kan meminta untuk PSU di lima ... lima TPS. Berapa DPT
di lima TPS itu plus 2,5%? Itu yang harus dicetak, kan? Kok tiba-tiba
menurut aturan, angka 2.000? Dari mana angka 2.000 itu?" tanya Aswanto Hakim Anggota kepada ketua Panwaslih Gayo Lues Ramadansyah.

"PKPU-nya, saya lupa, Yang Mulia, mungkin minta bantuan dari
KIP Kabupaten Gayo Lues." jawab Ramadansyah.

Lalu ketua KIP Gayo Lues Alfin Anhar menyambung "Terima kasih, Yang Mulia. Angka 2.000 memang sudah dicadangkan, Pak, sejak 15 Februari 2017, untuk pemungutan suara
ulang 2.000 itu"

Belum merasa puas atas jawaban pihak penyelenggara KIP dan Panwaslih Beberapa Hakim terus memberi pertanyaan, baik pihak KPU,KIP dan Panwaslih yang hadir tidak mampu memberi jawaban yang benar terhadap hakim, termasuk Saldi Isra dan Arief Hidayat meminta agar ada penjelasan dasar hukum dari angka 2000 untuk surat suara itu.

HAKIM ANGGOTA: SALDI ISRA
"Terima kasih, Ketua Yang Mulia. Ini mengingatkan saja.
Jadi kalau ada pemungutan suara ulang atau penghitungan suara
ulang, sebaiknya yang dilaporkan itu sepanjang yang diperintahkan
saja. 
Misalnya, di sini diperintahkan melaporkan hasil penghitungan
suara ulang dalam pemungutan.
Jadi, di tempat yang dilakukan pemungutan suara ulang itu saja
yang dilaporkan. Jadi, ndak usah ditambahkan dengan yang lain, gitu.
Ini kan, bisa menimbulkan masalah juga. 
Kemarin di Maybrat itu juga kejadiannya melampaui dari apa yang diperintahkan. Jadi,
timbul resistensi kan, dari pihak lain, gitu.
kalau disuruh memerintahkan melaporkan hasil pemungutan suara ulang, yang itu saja yang dilaporkan. Selebihnya itu
menjadi wilayah Mahkamah untuk menyampaikan hasil,perkembangannya, gitu. Jadi, itu saja yang harus diingatkan,
misalnya tadi Panwaslih Kabupaten Gayo Lues misalnya, itu kan, lebih
melaporkan dari apa yang diperintahkan, begitu, nah, itu.
Itu saja, Yang Mulia Pak Ketua, terima kasih.ujar Sadli Isra." ujar Saldi Isra 

Lalu ketua MK Arief Hidayat mengatakan.
"Ya, baik. Jadi, tolong diingatkan, ya. Kita ingatkan kembali untuk
KPU, baik di KPU tingkat kabupaten atau KIP kabupten, provinsi, dan
KPU pusat, serta Bawaslu, Bawaslu provinsi, dan Bawaslu atau
panwaslih bahwa laporan, ya, hanya mengenai apa yang diperintahkan
saja. Jadi, tidak bisa kemudian menambahkan hasil yang sudah jalan,
sudah lalu. Nanti itu kap apa namanya Mahkamahlah yang akan
menjumlahkan itu, ya. Bahwa yang benar suara sah jadi, kita tidak
menetapkan siapa yang terpilih, tapi kita menetapkan bahwa suara
yang diperoleh oleh pasangan-pasangan calon yang benar adalah
sekian. Dasar itu menjadi kap kepentingan KPU untuk menetapkan
sesuai yang terpilih, gitu ya, itu untuk kita bersama.
Baik, sudah tidak ada lagi? Cukup? Baik kalau begitu, para pihak,
semua laporan dan respons sudah diterima oleh Mahkamah. Dalam
waktu dekat kita akan segera rapat untuk menentukan hasil akhir dari
penyelenggaraan pemilihan Bupati Kabupaten di Gayo Lues.(rel/irham)

Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Jumat, 8 Desember 2017 | 00:09:25    klik: 81

Pengelolaan SLTA di Tarik Ke Provinsi Orang Tua Siswa Harus Bayar Uang SPP

Kamis, 7 Desember 2017 | 22:46:08    klik: 55

BAPAK LUKMAN SPDi, INISIATOR ENGLISH CENTER PIDIE BAGI ANAK YATIM

Selasa, 5 Desember 2017 | 09:08:25    klik: 47

PNA Siap Rebut Hati Rakyat Gayo Lues Pileg 2019


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Aceh Barat Selatan
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Sport
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Sportaiment
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Features
  • Sumut
  • Opini
  • Jurnalis Warga
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb