http://alabaspos.com/
Home  / Politik / Hakim MK Tanyakan Surat Suara 2000 Pada PSU Gayo Lues, KIP D ...
headline

Hakim MK Tanyakan Surat Suara 2000 Pada PSU Gayo Lues, KIP Dan Panwaslih Gugup

Senin, 5 Juni 2017 | 10:25:36
dok.alabaspos
Jakarta(alabaspos), Sidang majelis hakim mahkamah konstitusi yang berlangsung mulai pukul 09 WIB pada senin 5/6, dengan agenda laporan KPU (KIP Aceh dan KIP Gayo Lues), Bawaslu (Panwaslih Aceh dan Panwaslih Gayo Lues), atas pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di lima TPS atas perintah Hakim Mahkamah Konstitusi pada amar putusannya.

Pada persidangan laporan hasil PSU kepada Mahkamah Konstitusi, ada hal yang sangat menarik dimana Beberapa Hakim MK termasuk diantaranya Saldi Isra dan Arif Hidayat sempat mempertanyakan jumlah surat suara sebanyak 2000 lembar pada pelaksanaan PSU.

" Aturan mana digunakan sehingga ada surat suara sebanyak 2000 lembar pada pemungutan suara ulang, coba panwaslih silahkan dijawab" ujar Arief Hidayat.

Ketua Panwaslih Gayo Lues Ramadansyah terlihat gugup dan tidak mampu memberikan jawaban seperti yang diminta hakim, bahkan Ramadansyah melemparkan pertanyaan hakim kepada KIP Gayo Lues karena dirinya lupa dimana diatur soal itu.mendapat pertanyaan tersebut ketua KIP Gayo Lues Alfin Anhar mencoba memberikan jawaban, dengan mengatakan bahwa surat suara sebanyak 2000 lembar itu merupakan cadangan untuk keperluan Pemungutan suara ulang, kemudian pertanyaan hakim MK ini juga sempat dijawab oleh KIP Aceh dimana sesuai dengan jumlah DPT juga ada cadangan 2,5 persen ditambah 2000 lembar surat suara persiapan PSU. namun tidak memberikan dasar hukumnya soal suara suara 2000 itu.

"gimana ini, surat suara sebanyak 2000 lembar itu harus jelas dasar hukumnya, jangan seenaknya, harus ada dasar hukumnya yang jelas" ujar Arief Hidayat.

"itu sesuai dengan undang undang yang mulia" ujar pihak KIP Aceh, 

"undang undang yang mana itu"tanya hakim lagi, namun pihak KIP Aceh tidak memberikan jawaban.

Hakim Lainnya Saldi Isra mempertegas dan mengatakan sesuai dengan perintah Mahkamah Konstitusi (MK) pelaksanaan PSU di Gayo Lues, hanya diperintahkan melakukan pemungutan suara hasilnya dilaporkan kembali kepada MK, tidak ada tambahan apapun sebab hasilnya itu akan menjadi pertimbangan bagi Majelis Hakim, adanya surat suara sebanyak 2000 lembar, untung saja pemilih dilima TPS itu tidak sampai sebanyak 2000 orang, kalau seandainya ini lebih dari 2000 suara, bagaimana sikap penyelenggara.

Selanjutnya Hakim Ketua Arief Hidayat mengatakan hal yang sama seperti dikatakan Saldi Isra dan menambahkan MK bukan memutuskan siapa yang yang terpilih nantinya tetapi menentukan  suara yang benar. 

Pada persidangan tersebut pihak Panwaslih Gayo Lues sempat mengatakan bahwa pelaksanaan PSU di lima TPS berjalan dengan baik tanpa adanya pelanggaran, namun masalah munculnya surat suara 2000 lembar oleh KIP Gayo Lues tentunya akan menjadi penilain bagi hakim dan ini sempat menjadi pertanyaan yang begitu signifikan oleh hakim Mahkamah Konstitusi, apalagi sisa surat suara sebanyak 600 lembar lebih sudah dimusnahkan sebelum pelaksanaan PSU.

Hakim juga sempat tanyakan kenapa ada anggota Panwaslih Aceh tidak tanda tangan dalam laporannya, dijawab yang bersangkutan saat itu dirinya sedang sakit, sehingga tidak menandatangani laporan PSU.(azl)

Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Selasa, 3 Oktober 2017 | 00:06:45    klik: 405

Abdul Rasad Dan Rajab Marwan Tidak Dapat Hadiri Pelantikan Bupati Gayo Lues

Senin, 16 Oktober 2017 | 21:34:27    klik: 386

Mantan Bupati Gayo Lues Ibnu Hasim Perkuat Barisan Partai PNA


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Aceh Barat Selatan
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Sport
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Sportaiment
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Features
  • Sumut
  • Opini
  • Jurnalis Warga
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb