http://alabaspos.com/
Home  / ACEH TENGGARA / Istri Digilir Perampok

Istri Digilir Perampok

Suami Hanya Menyaksikan tak Berdaya
Rabu, 8 Juli 2009 | 14:18:52
Al Abas Pos, MATA sembab masih membekas di wajah Murtini (23) dan suaminya Mizrun (30). Suami isteri ini jadi korban perampokan di rumahnya sendiri di Ruli Tiban Housing Sekupang, Senin (6/7) pukul 01.00 dini hari kemarin. Tak hanya menguras harta, kawanan itu juga tega memperkosa.

Saat tidur lelap, rumah mereka disatroni empat orang laki-laki yang langsung mengancam pakai parang, saat itu istrinya Murtini terbangun. “Leher saya langsung ditodong parang sambil mengatakan ‘serahkan hartamu atau saya bunuh’ kata seorang laki-laki berwajah sangar dan rambutnya keriting,” ujar Mizrun yang ditemui  di depan rumahnya.

Belum sempat menjawab, tiba-tiba salah satu dari perampok itu menyekap Mizrun. “Saya diseret sampai telungkup. Tangan saya diikat ke belakang dan mulut saya dibekap serta kepala saya ditendang mereka,” ujarnya.

Begitu juga sang istri. Saat melindungi anaknya, dia diseret tiga pelaku dari tempat tidur. Satu orang membekap mulutnya, satu orang lagi langsung menutup matanya dan mengikat tangannya, sementara yang satunya menodong pisau ke leher korban.

Dengan kondisi tak berdaya, Murtini dibopong ketiga pelaku ke kebun di dekat rumahnya. “Saya dihempaskan, baju saya dilucuti dan diperkosa,” ujarnya sambil menangis.

Meski meronta, para pelaku bergantian menggilir Murtini yang tidak berdaya. Bahkan mereka masih menggunakan kekerasan kala korban melawan. “Saya ditampar kuat sekali. Tapi itu tidak saya rasakan. Yang ada di pikiran saya hanya bagaimana nasib suami saya dan anak saya. Apa mereka sudah mati ditebas parang?” ujar wanita asal Jawa Tengah ini terisak.

Setelah menerima kekerasan dan penganiayaan itu, sejumlah barang mereka pun hilang, seperti sepasang anting, handpone dan sejumlah uang yang disimpan dekat tempat tidur. Kerugian mencapai Rp2 juta.

Keluarga yang sehari-hari berjualan sayur ini mengaku, kehilangan harta itu tidak seberapa dibanding perlakuan biadab para pelaku yang tak bermoral tersebut.

Puas memperkosa dan membawa harta korban, kawanan itu kemudian melarikan diri. Sementara, Mizrun yang berhasil melepaskan ikatan, bergegas menolong istrinya. Tak lama setelah itu, warga berdatangan setelah mendengar jerit tangis Murtini.

Setelah terjun ke lokasi, warga membantu dan melaporkan peristiwa ini ke Mapolsek Sekupang. Polisi yang bergerak, kemarin, berhasil meringkus dua pelaku. Keduanya adalah Melky dan Manson yang diringkus dari Bukit Senyum. Sedang dua pelaku lainnya masih buron.

Kanitreskrim Mapolsekta Sekupang, Iptu SK Zalukhu membenarkan kejadian tersebut. Namun dia tak sempat membeberkan keterangan detil, karena masih fokus mengejar pelaku lainnya. “Benar ada laporan itu, tapi kita masih kembangkan,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Melky yang ditemui di sela pemeriksaan, mengakui ikut memperkosa Murtini. “Awalnya saya tak ada maksud memperkosa. Tapi karena diancam teman saya, jadi terpaksa saya perkosa. Apalagi teman saya menodongkan parang ke leher, saya takut ditebas jadi saya turuti aja permintaan teman saya itu,” kata Melky.

Mansonm, pelaku lainnya mengaku tak ikut memperkosa. Katanya waktu itu, dia ditugaskan tiga temannya menjaga barang hasil curian mereka. “Iya. Manson tak ikut memperkosa,” kata Melky, membenarkan ucapan Manson.

Ketika kembali ditemui di kediamannya pasca tertangkapnya dua dari empat pelaku, pasutri itu tampak sedang bergegas hendak keluar rumah. Murtini dan suaminya Mizrun mengaku mau menenangkan diri karena masih trauma.

“Kami sekeluarga trauma sekali, termasuk istri saya,” ujar Mizrun sambil menggendong anaknya dan memegang tangan istrinya yang masih lemas ke taksi yang akan membawa mereka ke rumah keluarga di Nongsa. (bt/int)
Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

Rabu, 21 Juni 2017 | 07:38:45

PDAM Tirta Sejuk Diminta Beri Pelayanan Terbaik

TERPOPULER

Selasa, 13 Juni 2017 | 15:24:28    klik: 270

Pemkab Gayo Lues Kembali Terima WTP Untuk Ketiga Kalinya

Selasa, 6 Juni 2017 | 02:31:55    klik: 116

MK : Apa Dasar Hukum 2000 Surat Suara Pada PSU Gayo Lues ?

Senin, 19 Juni 2017 | 17:16:13    klik: 114

Jasa Medis Belum Dibayar Staf RSUD Audensi Ke Bupati Gayo Lues


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Aceh Barat Selatan
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Sport
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Sportaiment
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Features
  • Sumut
  • Opini
  • Jurnalis Warga
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb