http://alabaspos.com/
Home  / Gayo Lues / Dua Fraksi DPRK Gayo Lues Kritisi Runyamnya Masalah Pendidik ...
headline

Dua Fraksi DPRK Gayo Lues Kritisi Runyamnya Masalah Pendidikan

Selasa, 3 April 2018 | 08:34:19
dok azhari lubis/alabaspos
Sidang Paripurna RPJM Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues priode 2017-2022
Blangkejeren(alabaspos), Kondisi tergganggunya proses belajar dan mengajar hampir disemua sekolah dasar negeri di Kabupaten Gayo Lues, mendapat tanggapan dan kritik dari dua Fraksi di DPRK setempat, kritikan tersebut disampaikan dalam sidang paripurna RPJM Bupati dan Wakil Bupati Priode 2017-2022, pada sesi pandangan akhir Fraksi senin 2/4.

Dua fraksi yang menyampaikan kondisi pendidikan yang sangat terganggu saat ini, adalah fraksi Gabungan dan frak suara rakyat, kedua fraksi tersebut melalui juru bicaranya masing masing, pada penyampaian pandangan akhir frkasi, menekankan bahwa hampir diseluruh SDN yang ada di Kabupaten Gayo Lues saat ini, proses belajar dan belajar sangat terganggu bahkan ada beberapa kelas disekolah muridnya tidak belajar, hal ini disebabkan kekurangan tenaga pendidik khususnya guru honor atau guru tenaga kontrak. kondisi seperti sekarang ini harus segera diakhiri dan diselesaikan secepatnya, apalagi saat ini anak anak Sekolah dasar akan melaksanakan ujian dan termasuk ujian nasional.

Selain masalah pendidikan kedua fraksi juga menyoroti masalah pelayanan kesehatan, karena masalah pendidikan dan kesehatan merupakan pelayanan langsung oleh pemerintah kepada masyarakat, harusnya dilaksanakan secara serius dan jangan sempat terjadi gangguan dalam pelayanannya. 

Terganggunya proses belajar dan mengajar di hampir semua sekolah dasar negeri yang ada di Kabupaten Gayo Lues,termasuk dalam masalah kesehatan  merupakan dampak dari keluarnya SK Bupati tentang pemberhentian tenaga honor, beberapa bulan lalu diawal awal pemerintahan Bupati terpilih.

Apa yang disampaikan oleh dua fraksi di DPRK itu, Wakil Bupati Said yang beberapa hari selalu hadir dalam sidang pembahasan RPJM bersama DPRK, menjelaskan terganggunya proses belajar dan mengajar seperti disampaikan oleh dua Fraksi itu, memang benar terjadi namun pihaknya akan segera dan secepatnya menempatkan kembali tenaga honor dan tenaga honor di setiap sekolah maupun di bidang kesehatan, dari hasil rekrutmen dan kebutuhan dari setiap bidang ada, namun Said Sani mengatakan tidak semua sekolah terganggu dari proses belajar dan mengajar, karena tidak adanya guru termasuk guru honor, tetapi ada indikasi Guru yang sudah menjadi PNS, kinerjanya perlu dipertanyakan, saya sudah lihat dan mendatangi beberapa sekolah dasar, Guru guru PNS yang ada, sering tidak masuk mengajar, apalagi untuk kawasan sekolah yang agak terpencil, Ujarnya.

"apa yang dikatakan dan sampaikan oleh anggota DPRK merupakan kritik yang baik dan membangun, jangan kita anggap itu menyudutkan, tetapi dengan adanya kritikan kita akan mengerti apa yang hatus kita perbaiki" jelas Said Saini .(azl) 

Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Kamis, 5 April 2018 | 14:36:59    klik: 357

Netizen Tanya Ke Ruhut Sitompul "Tunjukkan Dimana Ada Jalan Tol Di Aceh"

Kamis, 5 April 2018 | 20:14:21    klik: 78

Saat Pelantikan Eselon II Sekda Gayo Lues Sempat Tegur BKPSDM

Selasa, 3 April 2018 | 08:34:19    klik: 66

Dua Fraksi DPRK Gayo Lues Kritisi Runyamnya Masalah Pendidikan


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Gayo Lues
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Kuliner
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Olah Raga
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Kesehatan
  • Sumut
  • Opini
  • Nasional
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb