http://alabaspos.com/
Home  / Gayo Lues / Jaringan Internet Tidak Ada, Sebagian Besar Siswa UN di Gabu ...
headline

Jaringan Internet Tidak Ada, Sebagian Besar Siswa UN di Gabungkan ke Blangkejeren dan Kutapanjang

Rabu, 28 Maret 2018 | 21:57:48
dok azhari lubis/alabaspos
Gedung UPTD/PPGM Dinas Pendidikan prov.Aceh di Gayo Lues
Blangkejeren(alabaspos), Pelaksanaan Ujian Nasional bagi siswa setingkat SMA dan SMK akan dilaksanakan pada awal april nanti, tentunya persiapan untuk suksesnya UN telah dipersiapkan oleh pihak penyelenggara, mulai dari fasilitas pendukung maupun prasarana pendukung lainnya.

Namun masalah yang dihadapi oleh Kabupaten Gayo Lues pada  pelaksanaan UN yang berbasis internet atau on line, untuk tahun ini mengalami kendala tidak adanya jaringan internet di beberapa Kecamatan, akhirnya sebagian besar siswa peserta UN harus bergabung ke Blangkejeren dan Kuta panjang, sebab di dua kecamatan inilah jaringan internetnya dianggap mampu, sebagai fasilitas pendukung ujian nasional secara on line.

Sumber di Kantor UPTD/PPMG Dinas Pendidikan Aceh di Kabupaten Gayo Lues, menjelaskan untuk kegiatan UN akan dilaksanakan pada tanggal 9 hingga 12 April, dengan jumlah siswa peserta UN dari SM sebanyak 117 orang dan siswa SMA sebanyak 1080 orang siswa kelas XII.

Namun pelaksanaan UN yang berbasis on line tersebut tidak dapat dilangsungkan pada sekolah yang ada di berbagai kecamatan di Kabupaten Gayo Lues, pasalnya tidak semua kecamatan memiliki jaringan internet, sehingga sebagian siswa yang akan ikut UN, harus bergabung ke kecamatan lainnya.

Dikatakan Hasan salah Tata Usaha UPTD/PPMG  Gayo Lues,Seperti SMA Negeri Putri Betung,SMA negeri Pining dan SMA negeri Pantan Cuaca, yang tidak memiliki jaringan internet, siswanya harus mengikuti Un di  SMAN 1 Blangkejeren, SMAN Rikit Gaib UN di SMPN 1 Blangkejeren, SMAN Terangun dan SMAN Tripe Jaya melaksanakan UN di SMAN Blangjerango, SMA swasta Bustanul Arifin UN di SMPN 1 Blangjerango.

Tentunya UN berbasis Internet atau on line bagi siswa kelas XII, dari berbagai kecamatan yang tidak memiliki jaringan internet,harus mampu menggunakan waktunya dengan baik, sebab jarak dari Kecamatan yang tidak memiliki jaringan internet, kelokasi dilaksanakannya UN, bukanlah dekat misalnya kecamatan Pining ke Blangkejeren sejauh 40 Kilometer, begitu juga Terangun dan Tripe Jaya ke Blangjerango atau ke Kutapanjang, paling tidak siswa tersebut harus mencari tempat pondokan atau menginap dirumah saudara mereka selama UN berlangsung, jika harus pulang pergi tentunya akan memakan waktu yang lama, belum rasa lelah dengan jarak yang tidak dekat itu. (azl) 

Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Kamis, 5 April 2018 | 14:36:59    klik: 358

Netizen Tanya Ke Ruhut Sitompul "Tunjukkan Dimana Ada Jalan Tol Di Aceh"

Kamis, 5 April 2018 | 20:14:21    klik: 79

Saat Pelantikan Eselon II Sekda Gayo Lues Sempat Tegur BKPSDM

Selasa, 3 April 2018 | 08:34:19    klik: 66

Dua Fraksi DPRK Gayo Lues Kritisi Runyamnya Masalah Pendidikan


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Gayo Lues
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Kuliner
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Olah Raga
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Kesehatan
  • Sumut
  • Opini
  • Nasional
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb