http://alabaspos.com/
Home  / Aceh Barat Selatan / Ampon Bang Sulap Hutan Bekas Persembunyian GAM Jadi Ibu Kota ...
aceh barat selatan

Ampon Bang Sulap Hutan Bekas Persembunyian GAM Jadi Ibu Kota Nagan Raya

Minggu, 1 Juni 2014 | 13:10:41
dok .alabaspos.com
H.T Zulkarnaini "Ampon Bang" berpeci bersama penulis di kediamanya.
Suka Makmue,Kabupatan Nagan Raya,Kabupaten yang lahir satu paket Undang Undang dengan Kabupaten Gayo Lues ini tahun 2002 ini,semakin hari semakin menggeliat,baik dari sektor Ekonomi maupun sektor lainnya,dan kerja keras H.T Zulkarnaini yang dikenal dengan sapaan "Ampon Bang" sebuah gelar dari keturunan Bangsawan di Nagan Raya.sejak menjabat sebagai Pj Bupati hingga terpilih menjadi Bupati dua priode,telah membuktikan bahwa Nagan Raya mampu menggeliat dan membawa masyarakatnya untuk maju mengejar kesejahteraan.

"yang jelas saat Nagan Raya lahir sebagai Kabupaten dan terpisah secara administrasi dari Aceh Barat,kami tidak punya Ibu Kota Kabupaten,karena saat itu Nagan Raya hanya terdiri dari beberapa kecamatan saja,tidak memiliki kantor pembantu Bupati sama sekali,sehingga Nagan Raya tidak punya Ibu Kota Kabupaten,lalu saya berpikir untuk meletakkan Ibu Kota Kabupaten,harus berada di lokasi strategis dan mudah dijangkau oleh masyarakat,dan saya memilih Suka Makmue,lokasi ini sebelumnya merupakan hutan belantara,saat konflik Aceh dahulu,hutan ini merupakan tempat persembunyian teman kita dari Gerakan Aceh Merdeka (GAM),dengan bantuan dari Institut Tehknolgi Bandung (ITB),kami melakukan perencanaan yang matang dengan design moderen,menjadikan lokasi hutan ini,menjadi sebuah kota baru,pusat pemerintahan kabupaten Nagan Raya,pemukiman masyarakat,dengan luas seluruhnya 315 Hektar" Ujar Ampon Bang,ketika bertemu alabaspos.com di Nagan Raya beberapa waktu lalu.

Lokasi Kota Baru yang disebut Suka Makmue ini,memiliki jalan utama mulai dari gerbang depan,ada dua jalur jalan satu sisi jalan,masing masing satu jalur,diaspal hotmix selebar 30 meter,dan dilokasi Kota baru ini,seluruh kantor di jajaran Pemkab Nagan Raya,juga seluruh kantor Instansi vertikal,Kodim maupun Polres,menyatu dalam satu kawasan,begitu juga dengan Gedung DPRK Pendopo DPRK serta Rumah Dinas Pimpinan DPRK.bahkan 1500 unit perumahan masyarakat juga sedang dibangun dilokasi ini,selain rumah dinas kepala SKPK Pemkab Nagan Raya.

"Lokasi perkantoran dalam satu kawasan termasuk kantor instansi vertikal,dibangun untuk mempermudah layanan bagi masyarakat yang akan berurusan,dan mempermudah Pimpinan Daerah untuk,melakukan inspeksi kepada semua jajaran,untuk melihat secara langsung kinerja para pegawai negeri sipil,dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,saya tidak ingin masyarakat Nagan Raya ini,merasa sulit dan mengeluarkan banyak dana hanya untuk mengurus adminitrasi,atau membutuhkan layanan dari jajaran Pemkab,sehingga mengontrol kinerja mereka,cukup berjalan kaki atau menggoet sepeda untuk memantau" papar Bupati Nagan Raya yang dikenal sangat dekat dengan masyarakatnya.

Saat ditanyakan soal Program Pemberdayaan ekonomi Ampon Bang memilik beberapa konsep,untuk mengejar kesejahteraan masyarakatnya,lahan pertanian dan perkebunan yang dibuka oleh Pemkab,dibagikan kepada masyarakat,dengan potensi tanaman kepala sawit dan karet,begitu juga dengan sektor kelautan,nelayan dibantu berbagai sarana untuk mengangkat ekonominya.

"Ada tiga konsep yang say lakukan untuk kemajuan masyarakat Nagan Raya,selain soal peningkatan ekonomi,masalah kesehatan dan pendidikan juga merupakan prioritas utama,yang penting jika ekonomi masyarakat sudah maju dan bangkit,tentunya akan terimbas dengan peningkatan kesehatan dan pendidikan masyarakat,karena secara ekonomi masyarakat harus mandiri setelah dibantu oleh Pemerintah,jika ekonomi masyarakat sudah mapan,tentunya soal keamanan akan turun dengan drastis,karena masyarakat sibuk dengan urusan ekonominya,kalau punya kebun sawit dan karet,pasti masyarakat sibuk ngurusnya,begitu juga dengan nelayan,artinya kalau ekonomi sudah bangkit,Pemkab akan bekerja lebih tenang,namun masalah yang menjadi kendala saat ini,Nagan Raya belum memiliki orang orang yang berkemampuan tinggi,dibidang pertambangan,apalagi Nagan Raya memiliki potensi tambang yang cukup tinggi,kami sangat membutuhkan ahli ahli pertambangan" urai Ampon Bang.

Mengenai Pendapatan Asli Daerah Ampon Bang menuturkan Nagan Raya,hingga saat ini hanya mampu meraup PAD hanya Rp 30 Milyar setahunnya,namun dengan diberlakukannya hasil Pajak Bumi dan Bangunan,diberikan sepenuhnya pada daerah,kemungkinan besar PAD Nagan Raya akan bertambah,PBB dari lahan perkebunan yang dikelola oleh Perusahaan maupun masyarakat,akan masuk ke Kas daerah.soal dua unit PLTU yang beroperasi di Nagan Raya saat ini,satu unit PLTU menggunakan Batu bara yang ditambang di Nagan Raya,sedangkan satu unit lagi masih membawa Batu Bara dari luar Nagan Raya,sebagai bahan bakarnya.ujar Bupati Nagan Raya ini.(azl)

Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Selasa, 3 Oktober 2017 | 00:06:45    klik: 407

Abdul Rasad Dan Rajab Marwan Tidak Dapat Hadiri Pelantikan Bupati Gayo Lues

Senin, 16 Oktober 2017 | 21:34:27    klik: 389

Mantan Bupati Gayo Lues Ibnu Hasim Perkuat Barisan Partai PNA


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Aceh Barat Selatan
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Sport
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Sportaiment
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Features
  • Sumut
  • Opini
  • Jurnalis Warga
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb