http://alabaspos.com/
Home  / Aceh Barat Selatan / Sebulan Lebih Mayat Syuhada Itu Tergeletak Namun Tidak Busuk
aceh barat selatan

Sebulan Lebih Mayat Syuhada Itu Tergeletak Namun Tidak Busuk

Makam Syuhada Bantaqiyah Bersemayam Di Pinggir Jalan
Sabtu, 17 Mei 2014 | 19:23:31
dok,azhari lubis alabaspos.com
Makam Syuhada Teuku Baharudin Pengajar Ponpes Milik Teuku Bantaqiyah,yang berada dipinggir jalan ditepi hutan.
Beutung Ateuh,Ada yang yang terasa ganjil ketika alabaspos.com melintasi Jalan Provinsi Aceh,dari Nagan Raya menuju Aceh Tengah pada jumat 16/5/2014,setelah mendaki pegunungan dan sampai disinggah mata,kita dapat menikmati pemandangan yang sangat Indah,dimana hamparan kabupaten Nagan Raya dapat terlihat dari kawasan ini,jika awan tidak menutupi,dan perjalanan menuju kawasan Beutong Ateuh,memang benar benar dalam kawasan hutan,kenderaan jarang terlihat,usai melintasi singgah mata sebuah pemandangan tidak lazim terlihat alabaspos.com,sebuah tugu kecil dengan puncaknya dihiasi topi khas Aceh,dan sampingnya ada sebuah bangunan kecil terbuat dari kayu,menyerupai sebuah makam,dengan bagian atapnya ada kubah masjid,terbuat dari bahan nikel,pelintas jalan ini ramai singgah disini,selain memberikan sumbangan disebuah kota amal,juga disediakan mushalla kecil,untuk sholat sekalian berdoa untuk arwah,yang ada dalam makam disampaing Mushalla itu.

Keingin tahuan alabaspos.com siapa sebenarnya yang ada dalam makam itu,dan kenapa banyak warga yang melintas berziarah dan sholat disana,inilah hasil keterangan warga yang sempat diwawancarai alabaspos.

Dari keterangan yang ada,makam tersebut dianggap masyarakat Beutong Ateuh merupakan seorang Syuhada,ustazd yang mengajar di Pondok Pesantren milik Tengku Bantaqiyah,dan sekaligus santrinya Pondok Pesantren yang ada dalam kawasan hutan Beutong Ateuh dikala itu,nama yang bersemayam di makam itu adalah,Teuku Baharudin Bin Ibrahim Muda,Nama tersebut dapat dilihat di tugu dekat makam,Makam tersebut terlihat terawat dengan baik,walau letaknya ditepi jalan dikawasan hutan.

Menurut cerita warga yang melakukan ziarah di makam pengajar Pondok Pesantren milik Teuku Bantaqiyah semasa hidupnya,saat peristiwa penyerangan TNI di Pondok Pesantren Bantaqiyah,yang dituding sebagai pembrontak ketika Aceh dalam Konflik pada 23 Juli 1999,dimana dalam tragedi berdarah dan merupakan peristiwa yang sempat mencengangkan dunia saat itu,karena tidak sedikit santri dan pengajar serta masyarakat Beutong Ateuh,harus merenggang nyawa,dalam persitiwa yang dituding aktivis kemanusiaan sebagai pelanggaran HAM berat,saat peristiwa yang disebut sebagai pembantaian kelompok jubah putih ini,Teuku Baharudin sempat melarikan diri dengan kondisi terluka,akibat terjangan peluru aparat,dalam kondisi terluka, Baharudin berusaha menyelamatkan diri menyelusiri hutan belantara,saat kejadian tragedi Beutong Ateuh,kawasan ini sama sekali belum ada jalan raya seperti saat ini,hanya jalan setapak,dengan bersusah payah Baharudin terus berlari,menyelamatkan diri,namun karena luka yang dideritanya serta tidak adanya pertolongan dari siapapun,akhirnya Baharudin meninggal dunia,tepat di lokasi makamnya sekarang,setelah sebulan lebih dari peristiwa tragedi berdarah di Beutong Ateuh,jenazah Baharudin ditemukan warga,dengan kondisi yang masih utuh dan tidak berbau apapun,sedangkan ditangannya masih melekat,tasbih yang dibawanya.

Oleh warga yang menemukan jenazah pengajar santri di Pondok Pesantren milik Teuku Bantaqiyah ini,jenazah Baharudin dimakamkan dilokasi dimana mayatnya ditemukan,karena kondisi jenazah yang tidak busuk dan berbau walaupun sudah sebulan lebih meninggal dunia,warga menganggap sang Ustazd merupakan Syhuda dan mati syahid,sehingga tidak sedikit warga yang melintasi jalan antara Nagan Raya menuju Aceh Tengah ini,selalu singgah dan berziarah dimakam sang Ustazd pengajar santri itu. (azl)


Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

Jumat, 18 Agustus 2017 | 22:16:51

Persikota Dan Polem FC Melaju Ke Babak 8 Besar

TERPOPULER

Minggu, 13 Agustus 2017 | 13:41:23    klik: 442

Fantastic : Muri Hitung Penari Saman Ternyata Ini Jumlahnya

Kamis, 10 Agustus 2017 | 17:37:19    klik: 422

Pak Presiden Tolonglah Datang Lihat Tari Saman 10001 Peserta di Gayo Lues

Jumat, 4 Agustus 2017 | 21:06:42    klik: 336

Inilah Hasil Sementara Tournament Bupati Cup Gayo Lues

Senin, 7 Agustus 2017 | 19:26:18    klik: 268

Bupati Cup : Kutalintang A Tekuk Pospa Penampaan 1-0

Jumat, 18 Agustus 2017 | 22:43:25    klik: 261

Inilah Tim Yang Akan Berlaga Pada Babak 8 Besar Bupati Cup, Serta Jadwalnya


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Aceh Barat Selatan
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Sport
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Sportaiment
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Features
  • Sumut
  • Opini
  • Jurnalis Warga
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb