http://alabaspos.com/
Home  / Sumut / Pemkab Sergai Sosialisasikan Pelayanan Ramah Anak di Puskesm ...
headline

Pemkab Sergai Sosialisasikan Pelayanan Ramah Anak di Puskesmas dan Sekolah

Selasa, 22 Maret 2016 | 23:05:38
dok.panjidewata alabaspos.com
SAMBUTAN : Asisten Ekbangsos Sergai Drs. Hadi Winarno, MM tengah membacakan sambutan tertulis Bupati Sergai Ir. H. Soekirman membuka secara resmi kegiatan sosialisasi dan fasilitasi pembentukan Puskesmas dan Sekolah Ramah anak yang diselenggarakan di aula Sultan Serdang Kompeks Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah
Sei Rampah(Alabaspos.com),Sebagai upaya perwujudan percepatan Serdang Bedagai (Sergai) sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai menetapkan tujuh Puskesmas dan delapan sekolah menengah di daerah ini sebagai model sekolah ramah anak dan puskesmas ramah anak. Hal ini merupakan salah satu kebijakan sekaligus langkah yang diambil dalam rangka pemenuhan hak-hak anak secara maksimal khususnya dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Anak sebagai investasi SDM bagi pembangunan nasional perlu dilindungi dan dipenuhi haknya agar dapat hidup, tumbuh dan berkembang dalam suatu lingkungan yang layak anak.

Hal ini diungkapkan Bupati Sergai Ir. H. Soekirman melalui sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Sosial Drs. Hadi Winarno, MM saat membuka secara resmi kegiatan sosialisasi dan fasilitasi pembentukan Puskesmas dan Sekolah Ramah anak yang diselenggarakan di aula Sultan Serdang Kompleks Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Selasa (22/3). Turut menghadiri acara tersebut Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Hj. Imas Haris Fadillah, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana (BP2AKB) Hj. Irwani Jamilah, SH dan sebagai narasumber Asisten Deputi Pemenuhan hak anak atas kesehatan dan kesejahteraan Drs. Hendra Jamal MSi serta Asdep pemenuhan hak anak atas pendidikan, kreativitas dan budaya Dra. Elvi Hendrani dari Kementeriaan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

           
Tujuh Puskesmas tersebut adalah Puskesmas Pariwisata Pantai Cermin, Puskesmas Plus Perbaungan, Puskesmas Sei Rejo Sei Rampah, Puskesmas Sei Bamban, Puskesmas Tanjung Beringin, Puskesmas Dolok Merawan dan Puskesmas Kuala Bali Serba Jadi sebagai sebagai puskesmas ramah anak di Kabupaten Sergai. Sedangkan sekolah ramah anak yang ditetapkan yakni SMPN 2 Pegajahan, SMPN 1 Pantai Cermin, SMPN 2 Sei Rampah, SMPN 2 Dolok Masihul, SMAN 1 Pegajahan, SMAN 1 Pantai Cermin, SMPN2 Sei Rampah dan SMPN  Bandar Khalifah.

Disampaikan Bupati bahwa untuk mewujudkan puskesmas dan sekolah yang ramah anak di Sergai, dibutuhkan upaya yang terintegrasi khususnya para kepala SKPD sebagai anggota gugus tugas KLA. Khususnya bagi dinas pendidikan dan kesehatan serta SKPD lainnya agar saat menyusun program dan anggaran tetap mempertimbangkan pemenuhan hak anak. Selain itu, kerja sama dengan dunia usaha dalam berkontribusi terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak ini juga agar terus dikoordinasikan secara lebih baik ke depannya, pungkas Bupati.

Drs. Hendra Jamal MSi selaku narasumber pada acara ini mengungkapkan bahwa beberapa sarana dan prasarana dalam rangka pelayanan ramah anak di puskesmas seperti tersedianya ruang pelayanan dan konseling bagi anak, ruang tunggu/bermain bagi anak yang berjarak aman dari ruang tunggu pasien, fasilitas khusus menyusui atau memerah ASI dan sanitasi puskesmas yang sesuai standart.

Kepala BP2AKB Hj. Irwani Jamilah SH dalam melaporkan bahwa salah satu tujuan acara ini adalah memberikan pemahaman tentang pengembangan pelayanan ramah anak di puskesmas dan sekolah yang diikuti 200 peserta dari SKPD terkait, Kepala Puskesmas, petugas promosi kesehatan, petugas UKS dari 7 puskesmas yang akan dijadikan model, kepala sekolah, komite sekolah, guru bimbingan konseling, pengurus OSIS sekolah model ramah anak, Kepala BNNK Sergai serta forum anak Sergai.

Dalam rangka pemenuhan hak anak di sekolah, Pemkab Sergai melalui Bagian Hukum Setdakab Sergai juga telah menyelenggarakan pelatihan sekolah berbasis HAM “Sekolah Ramah Anak” pada bulan Desember 2015 lalu yang diikuti 60 anak dari 10 sekolah menengah atas dan 20 orang guru yang membahas mengenai hak anak untuk berbicara dan berpartisipasi.(p.dewanata)


Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Minggu, 13 Agustus 2017 | 13:41:23    klik: 434

Fantastic : Muri Hitung Penari Saman Ternyata Ini Jumlahnya

Kamis, 10 Agustus 2017 | 17:37:19    klik: 414

Pak Presiden Tolonglah Datang Lihat Tari Saman 10001 Peserta di Gayo Lues

Jumat, 4 Agustus 2017 | 21:06:42    klik: 334

Inilah Hasil Sementara Tournament Bupati Cup Gayo Lues

Senin, 7 Agustus 2017 | 19:26:18    klik: 268

Bupati Cup : Kutalintang A Tekuk Pospa Penampaan 1-0

Senin, 14 Agustus 2017 | 14:26:56    klik: 196

Gubernur Irwandi : 20 Ribu Penari Saman Se Aceh Kenapa Tidak ?


copy right © 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Aceh Barat Selatan
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Sport
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Sportaiment
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Features
  • Sumut
  • Opini
  • Jurnalis Warga
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb