http://alabaspos.com/
Home  / Sumut / Bupati Soekirman Hadiri Halal Bi Halal MUI Sergai
sumut

Bupati Soekirman Hadiri Halal Bi Halal MUI Sergai

Halal Bi Halal bermakna untuk merekonstruksi relasi kemanusiaan yang lebih baik
Selasa, 20 Agustus 2013 | 17:45:13
dok,sudirman hsb alabaspos
Bupati Sergai Soekirman
Sei Rampah,Alabaspos.com
Memasuki hari ke-13 Syawal 1434 Hijriyah, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman menghadiri acara Halal bi Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sergai yang dihadiri keluarga besar MUI Sergai. Acara digelar bertempat di halaman kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Selasa (20/8).

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-quran sekaligus pembacaan doa berjalan dengan khidmat dan dihadiri Kajari Sei Rampah Erwin Panjaitan, SH, Wakapolres Sergai Drs. Soepriatmono, P.SH, MH, M.PSI , Ketua TP. PKK Ny. Hj. Marliah Soekirman, Sekdakab Drs. H. Haris Fadillah M.Si, mewakili MUI Provinsi Sumut Prof. Dr. Ramli Abdul Wahid MA, para Asisten dan Kepala SKPD Sergai, Ketua MUI Sergai H. Luckman Yahya, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Sergai H. David Saragih, S.Ag, MM, Ketua FKUB Sergai Drs. Irfan El Fuadi Lubis, Kakan Kemenag Tebing Tinggi Drs. M. Hasbi, MA,
Keluarga besar PD Muhammadiyah, Nahdatul Ulama (NU), Alwasliyah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta ratusan pelajar se- Kabupaten Sergai.
Bupati Sergai Ir. H. Soekirman dalam arahannya mengungkapkan bahwa Idul Fitri kali ini masih dalam suasana kemerdekaan, hendaknya kita sebagai warga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dapat meneruskan sekaligus mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang bersifat positif.

Lebih lanjut Soekirman mengungkapkan banyak hal yang dapat dilakukan untuk negeri kita tercinta ini, misalnya diawali dengan membangun dari hal terkecil yaitu diri kita sendiri selanjutnya barulah membangun daerah dan bangsa. Kita harus bersatu untuk mewujudkan visi dan misi Kabupaten tercinta ini agar tercipta suasana yang kondusif sehingga pembangunan berjalan dengan lancar.
 
Soekirman menjelaskan biasanya pada bulan Syawal kegiatan silaturrahmi lebih tinggi intensitasnya dilaksanakan oleh masyarakat seperti acara yang mempunyai tujuan untuk mencapai kondisi fitrah dengan saling mengunjungi dan bermaaf-maafan. Halal bi halal bermakna untuk merekonstruksi relasi kemanusiaan yang lebih baik, sejuk dan menentramkan. Untuk itu diharapkan hubungan yang selama ini keruh dan kusut dapat segera diurai dan dijernihkan, pungkas Soekirman.

Sementara Ketua MUI Sergai H. Luckman Yahya dalam paparannya mengungkapkan atas nama MUI dan ormas Islam memberikan apresiasi tinggi kepada Pemkab Sergai yang ikut berpartisipasi mensukseskan acara halal bi halal untuk pertama kalinya yang diadakan keluarga besar MUI. Selanjutnya H. Luckman Yahya menjelaskan bahwa kegiatan ini dapat dijadikan sebagai wadah silaturahmi dan pemersatu ummat khususnya masyarakat di tanah bertuah negeri beradat ini serta merupakan momentum untuk saling memaafkan.

Sebagai hamba Allah sudah sepantasnya kita mengucap syukur atas nikmat yang telah diberikan-Nya. Rasa syukur itu dapat kita wujudkan dalam ketaqwaan kita terhadap sang pencipta.  Ada hikmah yang dapat kita petik pada hari nan fitri ini, yaitu bahwa kita telah menambah produk taqwa puasa Ramadhan yang telah lalu. Dengan ibadah puasa diharapkan mampu meningkatkan rasa sabar, ikhlas, syukur dan dapat mempertebal keimanan kita, jelas H. Luckman Yahya.

Mengakhiri sambutannya Ketua MUI mengucapkan terimakasih kepada  Pemkab Sergai yang telah memberikan inventaris sebuah mobil kenderaan operasional sehingga dapat dipergunakan untuk sarana transportasi di jajaran MUI Sergai.

Dalam kesempatan yang sama Kakan Kemenag Sergai H. David Saragih, S.Ag. MM, mengatakan sangat bangga bisa hadir dalam acara halal bi halal ini, karena banyak sekali ummat yang berkumpul dan berbaur membangun ukhwah islamiyah di dalam kegiatan ini. Diharapkan juga kegiatan ini akan menjadi agenda rutin di masa yang akan datang.

Selaku ketua panitia penyelenggara Juli Hamzah dalam laporannya mengatakan acara halal bi halal yang digelar oleh MUI ini didalamnya tergabung organisasi masyarakat (ormas) yakni  keluarga besar Alwasliyah, Muhammadiyah dan NU. Acara ini selain sebagai sarana silaturahmi juga diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang baik sehingga tidak ada lagi perbedaan-perbedaan di lingkungan masyarakat dalam penentuan puasa dan lebaran untuk tahun-tahun berikutnya.

Prof. Dr. Ramli Abdul Wahid MA, dalam siraman Rohaninya mengatakan sebagai ummat muslim yang merayakan hari kemenangan, didalamnya terdapat tradisi halal bi halal yang merupakan saling mengunjungi, memaafkan, bersilaturahmi setelah selesai menunaikan ibadah puasa Ramadhan. Sedangkan bersilaturahmi diyakini dapat memanjangkan umur, meningkatkan ukhwah islamiyah dan membukakan pintu rezeki  bagi hamba-Nya.(S.Hasibuan).
 

Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

Rabu, 21 Juni 2017 | 07:38:45

PDAM Tirta Sejuk Diminta Beri Pelayanan Terbaik

TERPOPULER

Selasa, 13 Juni 2017 | 15:24:28    klik: 267

Pemkab Gayo Lues Kembali Terima WTP Untuk Ketiga Kalinya

Selasa, 6 Juni 2017 | 02:31:55    klik: 114

MK : Apa Dasar Hukum 2000 Surat Suara Pada PSU Gayo Lues ?

Senin, 19 Juni 2017 | 17:16:13    klik: 112

Jasa Medis Belum Dibayar Staf RSUD Audensi Ke Bupati Gayo Lues


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Aceh Barat Selatan
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Sport
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Sportaiment
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Features
  • Sumut
  • Opini
  • Jurnalis Warga
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb