http://alabaspos.com/
Home  / Kesehatan / Apa Tindak Lanjut Pasca Tari Massal ?
features

Apa Tindak Lanjut Pasca Tari Massal ?

Senin, 1 Desember 2014 | 20:59:53
dok .alabaspos.com
Peserta Tari Saman Massal mampu membuat publik berdecak kagum.
Blangkejeren,Pemkab Gayo Lues beserta masyarakatnya tentu merasa bangga dengan suksesnya pagelaran tari saman massal,yang mencapai 5057 orang peserta,yang merupakan pagelaran kolosal,superlative di tahun 2014 ini,pagelaran tersebut membuat publik berdecak kagum,apalagi Museum Rekord Dunia Indonesia (MURI),memberikan penghargaan atas peristiwa itu dengan menjadikannya sebagai acara yang mampu memecahkan rekord dunia dibidang tari saman secara kwantitas,pada 24/11/2014 pagelaran ini sekaligus memperingati tiga tahun tari saman sebagai warisan budaya dunia tak benda Oleh UNESCO.

Sukses memang,, walaupun mengeruk anggaran tidak sedikit dari kantong APBK Gayo Lues tahun anggaran 2014,nilai milyaran rupiah sebenarnya tidaklah masalah,jika digunakan dengan baik sesuai aturan sistem keuangan yang berlaku di negeri ini,apalagi digunakan untuk bidang budaya yang nilainya tidak dapat disamakan dengan rupiah,namun keluarnya anggaran yang begitu besar,tentunya harus dipertanggung jawabkan dengan benar,walaupun besarnya  satu rupiah.

Publik kini telah melihat dan menyaksikan bagaimana hebatnya budaya suku Gayo yang berada di negeri seribu bukit ini,budaya yang digali oleh leluhur suku Gayo ini,merupakan sebuah warisan dari satu generasi ke generasi berikutnya,sebab tari saman hidup dengan subur di setiap komunitas suku Gayo yang berasal dari Gayo Lues,tari saman adalah bagian gaya hidup,riskan rasanya bagi yang mengaku orang Gayo Lues,tidak mampu bermain tari saman,walaupun hanya sebatas gerakan dasarnya,tari saman bagaikan bagian dari kehidupan lelaki suku Gayo,bukan untuk kamu perempuan sebab ini sudah seperti perjanjian yang dibuat oleh leluhur orang suku Gayo Lues,bahwa tari saman merupakan tarian bagi kaum lelaki semata.

Lalu apa selanjutnya hasil dari pagelaran tari saman yang begitu dikenal publik,tentunya harus ada hasil yang berkesinambungan selain sebagai bukti bahwa masyarakat Gayo Lues siap melestarikan tari saman,ketika publik melihat begitu hebohnya tarian saman massal,keinginan publik untuk melihat secara langsung tari saman di bumi Gayo Lues,tentunya sangat besar,implementasinya akan merujuk pada pengembangan pariwisata,yang menjadi pertanyaan siapkah Pemkab dan Masyarakat Gayo Lues kedatangan turis dari mancanegara dan domestik ?,jika sudah siap apa yang harus dibenahi oleh Pemkab Gayo Lues,apakah berbagai sarana tujuan wisata telah difungsikan,termasuk infrastrukturnya,sarana akomodasi informasi dan pagelaran tari saman ketika turis datang,yang ingin menyaksikan tari saman secara langsung,sebab selama ini tidak sedikit turis asing maupun lokal datang ke Gayo Lues,namun tidak melihat dimana tari saman ditampilkan,alangkah baiknya Pemkab Gayo Lues membuat sebuah program,setiap sabtu malam diadakan (bejamu) tari saman,dengan peserta dari seluruh kecamatan dengan sistem dibagi secara bergilir,setiap pagelaran tari saman paling tidak ada empat tim tari saman dari dua kecamatan,artinya setiap sabtu malam ada dua kali penampilan tari saman,misalnya kecamatan Putri Betung dua tim dan kecamatan Pantan Cuaca Dua tim,kedua kecamatan ini diwakili setiap desa,juga secara bergilir,dengan demikian turis maupun orang dari luar,dapat melihat tari saman yang sesungguhnya,jadwal ini tari saman ini harus diinformasikan kepada publik terutama publik luar daerah,sehingga bagi mereka yang ingin melihat tari saman,mendapat informasi yang jelas,jangan setelah selesai tari saman massal tindak lanjutnya tidak ada sama sekali,padahal publik sudah menanti.(azhari Lubis)


Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

Sabtu, 9 Februari 2019 | 17:47:14

Mahasiswa Turun Tangan Bersihkan Kawasan Sungai

Sabtu,9 Februari 2019 | 17:44:20

PDAM Tirta Sejuk Tertibkan Tunggakan Pelanggan

Minggu, 10 Februari 2019 | 17:40:55

Mobil Ambulan Kog Bawa Burung ?

Selasa 12 Februari 2019 | 17:18:51

Penghapal Al quran mendapat Bea Siswa

TERPOPULER

selasa, 08 Januari 2019 | 00:09:24    klik: 16

Keberadaan Hafiz Al quran di Gayo Lues Terus Meningkat

Minggu, 17 Maret 2019 | 00:52:40    klik: 12

Bupati Gayo Lues, Merusak Hutan Mengundang Bencana

Rabu, 16 Januari 2019 | 08:40:56    klik: 12

Banjir Bandang Rusak Puluhan Lahan Pertanian

selasa 08/1/2019    klik: 11

Keberadaan LGBT Perlu Pembinaan

Minggu, 17 Maret 2019 | 00:14:09    klik: 11

Jangan Coba Coba Bermain Dengan Bantuan Poktan


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Gayo Lues
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Kuliner
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Olah Raga
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Kesehatan
  • Sumut
  • Opini
  • Nasional
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb