http://alabaspos.com/
Home  / Wawancara / Walau dipenjara, Saya tak Pernah Surut dalam Perjuangan Peme ...
Armen Desky

Walau dipenjara, Saya tak Pernah Surut dalam Perjuangan Pemekaran ALA

Rabu, 28 Oktober 2009 | 17:02:11
dok.alabaspos.com
Walaupun Saya dipenjara saya tak akan pernah surut sedikitpun dalam memperjuangkan Pemekaran Provinsi Aceh Louser Antara,dan saya berharap semangat itu tetap berkobar didada Rakyat Aceh Louser Antara( ALA) khususnya teman teman seperjuangan ,Penjara hanyalah sebuah batas tembok,mengekang diri saya secara fisik, namun ide dan pemikiran saya tidak siapapun dapat mengekangnya, demi untuk sebuah keadilan ,dan marwah Rakyat di ALA, yang ingin memiliki Provinsi sendiri, Inilah ungkapan seorang Armen Desky mantan Bupati Aceh Tenggara saat bercerita kepada AL`ABAS Pos beberapa kali pertemuan .dengan mantan Bupati Aceh Tenggara ini.

Dengan tetap mengumbar senyum dan terlihat ceria Armen Desky yang ditahan KPK sejak beberapa bulan lalu karena tersandung kasus tindak pidana Korupsi dana APBD Aceh Tenggara,saat beliau menjadi Bupati.di Aceh tenggara.

Lalu bagaimana sebenarnya pandangan Armen Desky tentang Pemekaran Provinsi ALA hingga kini masih belum terwujud, inilah ungkapan Pria bertubuh tegap,dan bekulit putih ini yang biasa dipanggil Bung Armen.ini/

Bagaimana kabar Bung Armen saat ini,,

Seperti Dinda lihat saya tetap semangat dan tetap ceria,karena masalah yang saya hadapi bukanlah sebuah beban, tapi merupakan semangat baru dalam berjuang,untuk pemekaran provinsi ALA.

Kenapa Bung Amen masih tetap ngotot dan percaya kalau pemekaran Provinsi ALA itu akan terwujud.

Sebagai seorang pejuang saya dan rekan rekan yang lain tetap percaya apa yang kami perjuangkan selama bertahun tahun ,akan terwujud,tidak hari ini mungkin esok atau lusa,kami tetap semangat walaupun ada upaya pihak Banda Aceh ,menghalangi cita cita Rakyat di ALA untuk memiliki Provinsi sendiri secara otonom.

Tujuan Pemekaran Provinsi ALA sebenarnya untuk apa ,karena Aceh saat ini sudah Damai dengan Adanya Mou Helsenky,

Rakyat ALA tidak pernah disertakan dalam pembentukan MoU Helsenky,jauh sebelum adanya MoU aspirasi kami sudah kami sampaikan kepada Pemerintah pusat dan telah beberapa kali dibahas di DPR RI sejak tahun 2004 lalu,jadi tidak hubungan MoU Helsenky dengan Pemekaran Provinsi ALA.

Latar belakang pemekaran itu sendiri diduga adanya keinginan elit di ALA untuk meraih kekuasaan.

Itu tidak benar kami ingin mekar karena kami merasa kue pembangunan selama tak jelas pembagiannya ke daerah kami,rentang kendali yang cukup jauh ke Banda Aceh sebagai ibukota Provinsi ,menjadi beban cost yang mahal serta lambatnya pelayanan public.

Dan pemekaran Provinsi ALA adalah jalan satu satunya bagi kami untuk mengejar ketertinggalan kami selama ini, dan pemekaran daerah bukan barang haram,itu legal sebab masih dalam NKRI ,bukan untuk keluar dari NKRI.

Anda pernah mengatakan penahanan anda karena di adukan oleh Gubernur Aceh Irwandi yusuf ke KPK karena anda tak mau surut untuk memperjuangkan Pemekaran ALA,

Benar itu memang benar,selain saya ada beberapa Bupati lain di wilayah ALA yang dilaporkan ke KPK.dan ini saya nilai merupakan sebuah konspirasi agar terjadi perpecahan dikalangan pejuang pemekaran Provinsi ALA,saya sudah dua kali didatangi utusan yang mengaku utusan Gubernur Aceh,dan meminta agar Pemekaran ALA dihentikan, dan itu saya tolak,sebab pemekaran ALA adalah aspirasi seluruh rakyat ALA,bukan aspirasi para elitnya,

Anda menyesal akibat laporan Gubernur Aceh ini,, sehingga anda masuk bui, ?

Sama sekali tidak.perjuangan memerlukan pengorbanan,penjara tidak membuat saya menyerah,bahkan saya bertambah semangat ,saya yakin jika niat kita suci,dan tulus,yakinlah,semua akan terbuka dengan sendirinya, apakah saya memang bersalah atau tidak masih harus dibuktikan di Pengadilan, dan saya yakin kebenaran akan datang,

Tanggapan anda soal Dakwaan jaksa yang mendakwa selama jadi Bupati ada Kerugian Negara yang totalnya Rp 26 Milyar lebih dan Rp 5.8 Milyar anda terlibat.

Semua itu tidak benar,dan saya sudah menyampaikannnya saat eksepsi di pengadilan jakarta selatan beberapa waktu,sebenarnya masalah ini terkait saat Darurat meliter diberlakukan di Aceh,selaku Pimpinan daerah saya harus mengamankan daerah saya ,apapun dan bagaimanapun caranya,ini saya lakukan demi keutuhan NKRI.
 

Dulu Aceh Tenggara merupakan daerah yang mendeklarasikan pembentukan Provinsi  Aceh Louser Antara,tetapi saat ini Aceh Tenggara kelihatannya adem adem aja,pendapat anda.?

Itu memang benar,saat itu saya Bupatinya,dan aspirasi rakyat tersebut saya tanggapi bersama teman teman lainnya dari kabupaten yang tergabung dalam ALA,kalau saat ini kesannya adem adem saja ,sebaiknya tanyakan kepada Bupati sekarang atau DPRK nya,apakah mereka masih mendukung aspirasi rakyat tersebut,?

Bagi Anda sendiri ?

Bagi saya pemekaran Provinsi ALA adalah harga mati,dan tidak bisa ditawar tawar lagi,jangankan penjara,Nyawa saya pun sudah saya wakafkan untuk perjuangan pemekaran Provinsi ALA,dan saya minta seluruh masyarakat ALA tetap berjuang karena pemekaran Provinsi ALA menjadi jalan keluar untuk,mengejar segala ketertinggalan selama ini. pro 1.


Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Selasa, 3 Oktober 2017 | 00:06:45    klik: 409

Abdul Rasad Dan Rajab Marwan Tidak Dapat Hadiri Pelantikan Bupati Gayo Lues

Senin, 16 Oktober 2017 | 21:34:27    klik: 409

Mantan Bupati Gayo Lues Ibnu Hasim Perkuat Barisan Partai PNA

Jumat, 20 Oktober 2017 | 12:59:01    klik: 392

Diduga Rem Blong, Kenderaan Rombongan Wagub Aceh Tabrakan


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Aceh Barat Selatan
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Sport
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Sportaiment
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Features
  • Sumut
  • Opini
  • Jurnalis Warga
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb