http://alabaspos.com/
Home  / Profil Tokoh / Naen Aman Rebe Korban Kebakaran Desa Bener Baru“ Gere Naeh B ...
profil tokoh

Naen Aman Rebe Korban Kebakaran Desa Bener Baru“ Gere Naeh Bloh Mi Nye Aku Ni”

Rabu, 21 Maret 2012 | 14:24:19
dok,azhari lubis.alabaspos.com
Naen Aman Rebe(berpeci putih) saat Curhat kepada Ibnu Hasim
Lelaki yang mulai uzur ini,tidak tahu apa lagi yang dapat diharapkannya,seluruh harta dan rumahnya musnah menjadi abu,saat kejadian kebakaran yang melanda desa benar baru kecamatan Blang Pegayon rabu pagi 20/3/2/2012.

Tubuh lelaki berumur 72 tahun ini sempoyangan,kain sarung dan pecinya masih lengkap ditubuhnya saat dia turun dari beca bermotor yang menghantarkannya “gere naeh,,bloh mi nye ak ni,umah pe gere naeh ara,,”(entalah,,ak tidak tahu lagi,,aku harus pergi entah kemana karena rumah dan hartaku sudah tidak ada lagi-Gayo red) ucapan ini terus mengalir dari lelaki bertubuh sedang ini,beberapa warga sempat memegang tubuh lelaki ini,warga takut jika terjadi sesuatu pada warga mereka yang sudah berusua lanjut tersebut.

“salah satu rumah yang terbakar adalah milik bapak ini,namanya Naen Aman Rebe,saat kejadian tadi dia pergi ke Blangkejeren mungkin untuk belanja,dan istrinya inen timah sudah berangkat kekebunnya,dan seluruh harta bapak ini tidak ada yang selamat,kecuali tiga goni padi miliknya,padahal kemarin padi itu lebih dari satu mobil pickup,karena sawahnya baru saja panen.kelihatannya bapak ini sangat terguncang jiwanya,atas musibah ini” ujar warga yang memopongya.

Dari cerita warga Naen Aman Rebe sudah bertahun tahun tinggal di desa Benar Baru ini,sejak dirinya menikahi Inen Timah,sedangkan asal kampung Naen aman Rebe sebelumnya didesa porang Kecamatan Blangkejeren.

Kegaduhan hati lelaki yang sudah uzur ini,semakin menjadi jadi,bibirnya terus bergumam seakan menyesali apa yang terjadi,beberapa wajah warga yang melihatnya ,merasa sangat sedih bahakn beberapa ibu ibu,sempat meneteskan air mata,melihat kondisi Naen Aman Rebe ini,tidak sedikit warga yang mencoba menenangkannya,namun bibir lelaki yang berusia lanjut tersebut terus bergumam ,tatapan matanya seakan kosong,sesekali dia menghapus air matanya yang menetes dipipinya,membuat haru warga lain yang melihat kondisi Naen Aman Rebe.

Tidak lama mantan Bupati Gayo Lues Ibnu Hasim,tiba dilokasi kebakaran,melihat sikap dan kondisi Naen Aman Rebe,menjadi perhatian Ibnu Hasim yang juga kandidat calon Bupati Gayo Lues priode 2012-2017.

Dengan terpapah papah Naen Aman rebe mendekati Ibnu Hasim,dan duduk disamping mantan bupati pada priode yang lalu.
Sambil terbata bata Naen Aman rebe mencurahkan kesedihan hatinya”aku tidak tahu lagi mau kemana,dan mengadu pada siapa rumah sudah tidak punya,hartakupun sudah habis terbakar,sebaiknya aku pergi saja dari desa ini,pergi entah kemana tanpa tujuan,kemana kaki melangkah akan aku ikuti,ujar Naen Aman Rebe terbata bata.

Ibnu Hasim yang berada duduk bersamanya mencoba menenangkan hati lelaki ini.”bukan aku adalah saudara kalian semua,walaupun aku bukan lagi Bupati pada saat ini,tetapi perasaan dan hatiku masih tetap dekat kalian semua,bukan karena saat ini aku sebagai calon Bupati kembali,pada saat aku menjadi bupati beberapa kali menemui kalian semua didesa ini,ak berkunjung kemari dan kita bersama sama di Mersah ini,saat musibah terjadi seperti ini,tentunya kalian tidak sendiri,apa yang telah terjadi merupakan cobaan dan sudah menjadi takdir,tidak perlu ditangisi dan disedihkan,mari kita satukan tekad dan secara bergotong royong Insya Allah,besok atau lusa  rumah kalian segera kita bangun kembali,inilah arti sebuah kebersamaan,ujar Ibnu Hasim memberikan semangat kepada Naen Aman rebe serta warga yang lain menjadi korban musibah kebakaran.
Uraian yang disampaikan oleh Ibnu Hasim ini,sedikit membuat hati Naen Aman Rebe mulai tenang,air mineral yang dibeli oleh Ibnu Hasim yang ada didepannya mulai diminum.

Suasana yang tegang dan penuh kebingungan oleh warga yang terkena musibah,sedikit demi sedikit mulai mencair,wajah yang semula penuh dengan kesedihan sedkit mulai merona dan tersenyum kecil,saat Ibnu hasim memberikan pencerahan dan membagi rasa kalut itu kepada warga.begitu juga tentang curaha hati warga yang disampaikan kepada Ibnu Hasim terasa menyambung,dan akhirnya warga mampu dan merasa ikhlas apa yang terjadi dengan musibah pagi di desa bener baru itu.(azhari Lubis)


Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Jumat, 8 Desember 2017 | 00:09:25    klik: 82

Pengelolaan SLTA di Tarik Ke Provinsi Orang Tua Siswa Harus Bayar Uang SPP

Kamis, 7 Desember 2017 | 22:46:08    klik: 56

BAPAK LUKMAN SPDi, INISIATOR ENGLISH CENTER PIDIE BAGI ANAK YATIM

Selasa, 5 Desember 2017 | 09:08:25    klik: 47

PNA Siap Rebut Hati Rakyat Gayo Lues Pileg 2019


copy right © 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Aceh Barat Selatan
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Sport
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Sportaiment
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Features
  • Sumut
  • Opini
  • Jurnalis Warga
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb