http://alabaspos.com/
Home  / Opini / Relawan TGB Bermunculan Seperti Jamur di Musim Hujan Fenomen ...
opini

Relawan TGB Bermunculan Seperti Jamur di Musim Hujan Fenomena Apa Ini ?

Oleh : Azhari Lubis
Sabtu, 19 Mei 2018 | 00:31:42
dok istimewa
TGB.KH DR.Muhammad Zainul Majdi
Jelang Pilpres 2019 suasana Politik di Indonesia semakin panas, Hastag #2019gantipresiden semakin boming, namun hastag tersebut tanpa memunculkan nama siapa calon yang siap menggantikan Jokowi pada Pilpres 2019 nanti, jika melihat di dunia maya media sosial dan di dunia nyata, #2019 gantipresiden memang benar benar viral dan publik semakin teropini, apalagi kinerja Presiden Jokowi dianggap tidak melaksanakan apa yang telah dijanjikannya, pada Pilpres lalu, bahkan persoalan Tenaga kerja asing tanpa skil membuat kegaduhan di tengah masyarakat, belum lagi persoalan lainnya, seperti listik yang dihapus subsidnya dan hal ini membuat rakyat harus merogoh koceknya lebih dalam lagi, padahal kebutuhan lainnya sudah menunggu, ini berakibat menyulitkan rakyat kebanyakan, begitu juga masalah masalah lainnya, kondisi inilah membuat Rakyat menilai dan ramai ramai mendukung hastag #2019gantipresiden.

Memang beberapa nama sudah mulai muncul sebagai pesaing Jokowi yang dididukung oleh Parpol pemilik kursi terbanyak di Parlemen,mulai dari PDIP,Golkar,PKB,PPP dan Hanura Nasdem, walaupun dukungan ini masih sebatas penyampaian saja ke Publik, belum ada SK dari Parpol pendukung untuk benar benar mendukung Jokowi, Nama nama yang muncul adalah rival beratnya pada Pipres 2014 Prabowo Subianto, Gatot Nurmantyo,dan nama TGB muncul belakangan, dan Munculnya nama TGB ini adalah respon dari keinginan sebagian besar Rakyat Indonesia, setelah melihat sosok TGB dalam membangun Provinsi Nusa Tenggara Barat selama dua priode, Gubernur termuda saat dilantik pada 2008 dengan usia 36 Tahun, saat sebagai Cagub NTB tidak sedikit yang mencemoohkan dan mencibir apakah TGB akan Mampu membangun NTB, karena dianggap masih anak ingusan, namun tantangan dan cibiran itu, dijawab TGB dengan memoles Provinsi NTB diawal kepemimpinannya, sehingga terpilih lagi pada priode kedua, hal ini adalah bukti, bahwa TGB mampu dan benar benar memiliki strategi khusus membangun NTB dari sebuah Provinsi Miskin, menjadi Provinsi yang terus berkembang dari berbagai sektor, dampaknya NTB menerima banyak pujian dan penghargaan dari berbagai lembaga termanasuk penghargaan internasional.

TGB sebagai sosok ulama dan umara memang tidak begitu terkenal seperti Jokowi menjadi walikota Solo, dan sebentar menjadi Gubernur DKI, karena sering muncul di media, TGB sosok sangat jarang terekspos oleh media, padahal kinerjanya cukup baik membangun Provinsi NTB, dengan  icon negeri seribu Masjid dan wisata halal yang mampu menyedot jutaan wisatawan asing dan lokal, Bagi seorang pemimpin atau umaro apalagi seorang ulama, hafiz Alquran dan ahli tafsir, pekerjaannya atau apa yang dikerjakannya, sudah bermanfaat bagi rakyatnya adalah sebuah kepuasaan batin, tidak perlu diterlalu di ekspos dimedia agar lebih terkenal,apalagi pencitraan, Pencitraan sebenarnya tak pernah ada dalam tradisi kepemimpinan Islam. Jangankan melakukan pencitraan diri, mengajukan diri sebagai pemimpin saja merupakan hal tabu dalam adab Islami. Nabi SAW kerap menegur para sahabatnya yang berambisi dengan kekuasaan.

Pesan Nabi SAW kepada Abdurrahman Ibnu Samurah RA, "Janganlah engkau meminta jabatan. Sebab, jika engkau diberi kekuasaan tanpa memintanya, engkau akan ditolong untuk melaksanakannya. Tetapi, jika engkau diberi kekuasaan dengan sebab adanya permintaan daripadamu, maka engkau akan dipalingkan dari pertolongan Allah." (HR Bukhari Muslim).

Islam memang jelas jelas telah melarang meminta minta jabatan, inilah yang dipahami oleh TGB, menjadi Gubernur karena dipilih dan disukai oleh rakyat NTB, bekerja karena Lillahi Taala, walaupun sepuluh tahun menjadi Gubernur NTB, tidak banyak rakyat Indonesia yang tahu, siapa itu TGB jika bukan Ustad Abdul Somad, yang pernah menyinggung nama TGB dalam Dakwahnya, sehingga publik rame rame mencari tahu siapa itu TGB, pencaharian TGB tentunya lebih banyak menggunakan mesin Google, melalui You Tube, ataupun pemberitaan di media online, dan publik pun terperangah mengetahui kinerja cucu pahlawan nasional TGKH M Zainuddin Abdul Madjid, yang merupakan ulama dan tokoh perjuangan kemerdekaan RI di Nusa Tenggara Barat ini.

Dengan penuh keihklasan tanpa pencitraan tangan lembut TGB terus membangun Provinsi NTB, dari berbagai sektor, bahkan kebhinekaan tunggal ika terasa sangat hidup di negeri yang bergelar seribu Masjid ini, TGB tidak perlu harus keluar masuk got untuk pencitraan, tidak banyak bicara atas keberhasilannya, padahal rakyat NTB sudah menikmati kerja dan karya TGB, dari Provinsi yang terpuruk dan dianggap paling miskin, perlahan bangkit dan terus bangkit sehingga dikenal ke mancanegara terutama dalam hal pariwisata halalnya, ketenangan TGB sebagai hafiz al quran menjadi inspirasi banyak orang, sebab dalam setiap pertemuan dengan masyarakat TGB selalu menjadi imam sholat, ketika waktu sholat sudah masuk, dampaknya Masjid menjadi penuh sesak oleh jemaah untuk melaksanakan sholat berjamaah.

Dalam hal bekerja TGB berpegang pada "Selalu bertaqwa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, selalu berjuang dengan ikhlas mendahulukan kepentingan negara di atas kepentingan golongan, percaya diri dalam membangun negara, dan membangun NTB, dan yang terakhir, mengutip pesan dari Bung Hatta, jangan sampai kita mencuri dari ibu pertiwi," kata Gubernur NTB karib disapa Tuan Guru Bajang (TGB).

Jelang Pilpres 2019 nama TGB tidak pernah muncul dari salah satu parpol, namun nama TGB terus berkibar ditengah masyarakat Indonesia, dan sangat mengherankan tanpa diperintah siapapun, kini bermunculan deklarasi atas TGB untuk maju sebagai Capres 2019 dari berbagai daerah mulai dari Aceh Hingga bagian Indonesia Timur, kemudian membentuk relawan TGB secara sukarela, padahal sama sekali belum ada posko utama relawan, semua dengan ikhlas dan rela mendukung TGB sebagai Capres pada 2019 nanti.

Beberapa relawan yang tergabung dalam TGBest, menyampaikan bahwa mereka mendukung TGB sebagai Capres pada 2019, melihat bahwa sosok TGB sebagai Ulama dan Umara terbukti mampu memimpin Provinsi NTB selama 10 tahun, TGB memimpin NTB tanpa cela apalagi skandal, malah mendapat berbagai penghargaan termasuk dari BPK RI sebagai daerah yang selalu mendapat predikat Wajar tanpa pengecualian (WTP), Jika TGB benar benar maju sebagai Capres pada 2019 nanti, relawan TGB Nusantara yakin pemilih akan ramai mendatangi TPS dan memberikan suaranya kepada TGB, sebab TGB merupakan sosok muda yang  mampu menyatukan dan merapatkan barisan rakyat Indonesia, untuk bersatu padu tanpa perpecahan, dalam membangun Indonesia yang mandiri, berkerakter dan bermartabat. saat ini merupakan kebangkitan umat islam di Indonesia, sosok TGB adalah satu satunya yang sudah teruji dan terbukti, dalam menyatukan semua etnis dan agama di NTB.

Penulis adalah Jurnalis,
tinggal di Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues -Aceh 

Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

Sabtu, 9 Februari 2019 | 17:47:14

Mahasiswa Turun Tangan Bersihkan Kawasan Sungai

Sabtu,9 Februari 2019 | 17:44:20

PDAM Tirta Sejuk Tertibkan Tunggakan Pelanggan

Minggu, 10 Februari 2019 | 17:40:55

Mobil Ambulan Kog Bawa Burung ?

Selasa 12 Februari 2019 | 17:18:51

Penghapal Al quran mendapat Bea Siswa

TERPOPULER

selasa, 08 Januari 2019 | 00:09:24    klik: 16

Keberadaan Hafiz Al quran di Gayo Lues Terus Meningkat

Minggu, 17 Maret 2019 | 00:52:40    klik: 12

Bupati Gayo Lues, Merusak Hutan Mengundang Bencana

Rabu, 16 Januari 2019 | 08:40:56    klik: 12

Banjir Bandang Rusak Puluhan Lahan Pertanian

selasa 08/1/2019    klik: 11

Keberadaan LGBT Perlu Pembinaan

Minggu, 17 Maret 2019 | 00:14:09    klik: 11

Jangan Coba Coba Bermain Dengan Bantuan Poktan


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Gayo Lues
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Kuliner
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Olah Raga
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Kesehatan
  • Sumut
  • Opini
  • Nasional
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb