http://alabaspos.com/
Home  / Opini / Aneh,,, MK Gunakan UUPA Pada PHP Gayo Lues,Tolak UUPA Pada G ...
headline

Aneh,,, MK Gunakan UUPA Pada PHP Gayo Lues,Tolak UUPA Pada Gugatan Cagub Aceh

oleh Azhari Lubis
Kamis, 27 April 2017 | 15:47:47
dok.alabaspos
Majelis Hakim MK
Blangkejeren(alabaspos), Ada kesan aneh dan menggunakan standart ganda yang dilakukan oleh Mahkamah Konstitusi pada persidangan memutuskan perkara dengan nomor 10/PHP.BUP-XV/2017, dalam sengketa Pilkada Gayo Lues, didalam pokok perkara yang dibacakan oleh Hakim Mahkamah Konstitusi adanya gugatan Pemohon (Abd>Rasad-Rajab Marwan), dimana didalam Pilkada Gayo telah terjadi dimana pemilih menggunakan Kartu keluarga dalam mencoblos di banyak TPS, sedangkan didalam aturan yang berlaku yakni undang undang nomor 10 tahun 2016, yang dapat digunakan untuk melakukan pencoblosan adala E KTP, jika tidak mendapat undangan (C6) dari KPPS, bahkan saksi ahli pemohon Maruarar Siahaan pada sidang Mahkamah Konstitusi 11 April lalu, sempat menyinggung masalah ini karena yang digunakan adalah aturan pada undang undang nomor 10 tahun 2016, bukan menggunakan Undang undang Pemerintahan Aceh nomor 11 tahun 2006 dan Qanun Aceh nomor 72, walaupun didalam Qanun Aceh tersebut pemilih dapat menggunakan Kartu Keluarga.

Pada putusannya Mahkamah Konstitusi dapat menerima penggunaan Kartu keluarga pada Pilkada Di Aceh, karena masuk dalam aturan qanun Aceh nomor 72, berdasarkan pada Undang Undang Nomor 11 tahun 2012 tentang pemerintahan Aceh.

Bercermin pada putusan Mahkamah Konstitusi tersebut, tentunya publik menilai bahwa apa yang dijadikan dasar Mahkamah Kontitusi tersebut, dirasakan sangat aneh, sebab pada gugatan Gagub dan Para Cabup yang ikut Pilkada di Aceh, Mahkamah Konstitusi jelas jelas menolak karena legal standingnya ada pada undang undang nomor 10 tahun 2016 tentang batas persentase jumlah suara, sehingga cagub dan Cabup serta Cawakot, tidak dapat melakukan gugatan padahal didalam Qanun Aceh nomor 72 yang mengatur masalah Pilkada tidak ada disebutkan ambang batas persentase suara, bahkan Yusril Mahendra sempat protes, agar MK menggunakan Qanun Aceh dalam sengketa Pilkada, namun MK sama sekali tidak menggubrisnya.

Namun Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi berkata lain pada sidang kasus sengketa Pilkada, dimana penggunaan Kartu keluarga untuk memilih di TPS, dibenarkan sesuai dengan qanun Aceh.

Seharusnya Mahkamah Konstitusi sebagai pengawal konstitusi, tidak bersikap dengan menggunakan standart ganda, disatu sisi menolak menggunakan qanun Aceh yang berdasarkan pada undang undang pemerintah Aceh nomor 11 tahun 2006, disisi lain dapat menerimanya seperti kasus sengketa Pilakda Gayo Lues, jelas jelas ini merupakan sebuah preseden buruk bagi penegakan konstitusi di negara ini, apalagi MK adalah benteng penegakan Konstitusi, publik bertanya apakah Hakim di MK yang berjumlah sembilan orang itu, memahami penegakan konstitusi dengan prinsip satu hukum satu aturan dalam mengambil keputusan, atau ada kesan biar kerjanya mudah qanun Aceh tidak digunakan pada saat pendaftaraan, namun digunakan ketika saat diperlukan dengan bersandar pada azas keadilan, sedangkan keadilan bagi Cagub dan Cabup serta Cawakot yang mengadukan masalahnya digugurkan dengan alasan batas perolehan suara tidak terpenuhi...

Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Minggu, 13 Agustus 2017 | 13:41:23    klik: 434

Fantastic : Muri Hitung Penari Saman Ternyata Ini Jumlahnya

Kamis, 10 Agustus 2017 | 17:37:19    klik: 414

Pak Presiden Tolonglah Datang Lihat Tari Saman 10001 Peserta di Gayo Lues

Jumat, 4 Agustus 2017 | 21:06:42    klik: 334

Inilah Hasil Sementara Tournament Bupati Cup Gayo Lues

Senin, 7 Agustus 2017 | 19:26:18    klik: 268

Bupati Cup : Kutalintang A Tekuk Pospa Penampaan 1-0

Senin, 14 Agustus 2017 | 14:26:56    klik: 196

Gubernur Irwandi : 20 Ribu Penari Saman Se Aceh Kenapa Tidak ?


copy right 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Aceh Barat Selatan
  • ACEH TENGGARA
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Sport
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Sportaiment
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Features
  • Sumut
  • Opini
  • Jurnalis Warga
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb