http://alabaspos.com/
Home  / Headline / Bupati Gayo Lues Buka Pacuan Kuda Tradisional
headline

Bupati Gayo Lues Buka Pacuan Kuda Tradisional

"jangan lakukan taruhan dalam pacuan kuda "
Rabu, 28 November 2012 | 15:10:13
dok,anuar shadat alabaspos.com
Bupati Gayo lues yang didampinggi, Istri Hj Salamah,ibu Wakil Gubenur, dan Ibu Ketua DPR Aceh terlihat seru dan bertepuk tagan saat menyaksikan pertandingan Pacuan Kuda di lapangan Buntulnege Blangkejeren.
Blangkejeren,alabaspos.com-
Lomba Pacuan Kuda Tradisional yang di adakan pemerintah Daerah
Kabupaten Gayo Lues dalam rangka memperigati Hut Ri ke-67 hanya di
ikuti oleh Tiga Kabupaten Kota, di antaranya Kabupaten Aceh Tenggah,
Bener Meriah dan Gayo Lues.

Hal itu di sampaikan oleh Ketua panitia Lomba Pacuan Kuda Ramli Syarif
sebelum lomba tersebut dibuka oleh Bupati Gayo Lues, “jumlah kuda yang
di pacu ada seratus lebih, diantaranya dari Aceh Tenggah 54 ekor,
Bener Meriah 48 ekor, dan dari Kabupaten Gayo Lues ada 60 ekor”
katanya.

Dari jumlah tersebut kata Ramli Syarif, masing-masing kuda memiliki
klas tersendiri, antaran lain, kelas lokal, Kuda muda, dan Kuda
keturunan Australia yang ukurannya lebih besar dari kuda lokal,
kesemua Kuda yang di lombakan tersebut untuk memperebutkan hadiah
total Rp 112 Juta ditambah Piala bergilir.

Sementara Bupati Gayo Lues H Ibnu Hasim dalam kata sambutanya
mengatakan, seharusnya lomba Pacuan Kuda itu dilakukan pada Bulan
Agustus tepatnya sesudah memeperigati Hut RI, tetapi akibat di bulan
Agustus kemarin berbenturan dengan Bulan Rhamadan, akhirnya event
tersebut di tunda.

Ibnu Hasim menjelaskan, Pacuan Kuda merupakan warisan budaya yang
sudah terun temurun dilakukan di Kabupaten Gayo Lues yang bertujuan
mengikat hubungan silaturahmi dengan kabupaten tetangga, bahkan
sebelum Gayo Lues mekar dari Kabupaten Aceh Tenggara, Pacuan Kuda
sudah ada sejak jaman Penjajahan Belanda dulu.

“perlu kami laporkan kepada ibu Wakil Gubenur Aceh, bahwa Pacuan Kuda
merupakan warisan budaya yang sudah turun temurun dilakukan di Gayo
Lues, dan sudah menjadi tradisi setiap tahunnya” katanya yang
didampinggi Hj Salamah, Drs Cipta Hunai (mantan Pj.Bupati Gayo Lues)
beserta istri, dan ibu ketua DPRA Aceh.

Didalam lomba Pacuan Kuda, Ibnu hasim melarang keras para penonton
bertaruh, dalam bentuk apapun, karena hal itu dinilai sangat
bertentangan dengan Syariat Islam yang melarang judi, taruhan, serta
berbagai macam bentuk judi lainya.

“kami berharap kepada pemilik kuda agar menjaga sportivitasnya,
sehingga keamanan tetap terjaga meskipun pengawalan tidak terlalu
ketat” kata Ibnu hasim yang langsung membuka secara resmi lomba Pacuan
Kuda tersebut. (Anuar Syahadat)


Share | Get Earn Money from Chitika Premium

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!

BERITA LAINNYA

TERPOPULER

Kamis, 7 Agustus 2014 | 16:19:21    klik: 384

Oknum PNS Membantah Dirinya Berbuat Mesum

Kamis, 7 Agustus 2014 | 01:23:04    klik: 288

Calon Ketua DPRK : Kader Golkar Mahasiswa Gayo Lues Dukung Said Sani

Senin, 4 Agustus 2014 | 23:18:36    klik: 255

Gugatan Prahatta : KIP Gayo Lues Buka Tong Kertas Suara

Kamis, 21 Agustus 2014 | 21:13:52    klik: 245

Mohammad Rizal Rambe Pantas Menjadi Pimpinan BPK RI

Sabtu, 9 Agustus 2014 | 09:01:38    klik: 240

Tim Relawan Jokowi-JK Agara Punya Bukti Kecurangan Pilpres


copy right © 2010-2012. All Rights Reserved
  • Home
  • Redaksi
  • Buku Tamu
  • Index
  • RSS
  • Versi Mobile

  • Headline
  • Aceh Louser Antara
  • Aceh Barat Selatan
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Sosial Ekonomi
  • Sport
  • Seni Budaya
  • Infotaiment
  • Sportaiment
  • Profil Tokoh
  • Wawancara
  • Profil Daerah
  • Pariwara
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • LPSE
  • Sumut
  • Opini
  • Rakyat Bicara
  • BACK TO TOP
    proudly by. arieweb