Besok Ribuan Warga Lakukan Aksi Unjuk Rasa "Bebaskan Gubernur Aceh"
Minggu, 8 Juli 2018 | 21:26:50

dok istimewa /
Banda Aceh(alabaspos), Besok Senin 9/7 Ribuan rakyat Aceh yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Aceh Bersatu (KMAB), akan melakukan aksi unjuk rasa damai di Kota Banda Aceh, Informasi yang diterima media ini dari Sekjen Partai Nanggroe Aceh (PNA), Miswarfuady mengatakan bahwa aksi tersebut murni dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat Aceh yang tergabung dalam KMAB, menurutnya aksi tersebut unjuk rasa damai itu selain adanya orasi juga akan dilakukan konvoi diberbagai jalan utama di Kota Banda Aceh.

Miswarfuady mengatakan aksi ini untuk meminta agar KPK memberikan penangguhan tahanan terhadap Gubernur Aceh non aktif Irwandi Yusuf, yang dituding KPK telah melakukan kejahatan Korupsi dengan melakukan operasi tangkap tangan, sedangkan masyarakat Aceh menilai apa yang dilakukan oleh KPK itu, tidak mungkin dilakukan oleh Irwandi Yusuf, mungkin inilah menjadi rasa prihatin dari masyarakat Aceh, sehingga mereka akan melakukan aksi unjuk rasa damai dan siap menjadi penjamin bagi Irwandi Yusuf.

Sedangkan  Sumber lainnya mengatakan bahwa apa yang dilakukan ribuan masyarakat Aceh pada Senin pagi besok, adalah bentuk kepedulian dan ketidak percayaan masyarakat Aceh, bahwa Gubernurnya yang juga petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM), melakukan tindak pidana korupsi, apalagi nilai yang dikorupsi pada OTT KPK, tidak jelas barang buktinya.

"katanya Operasi tangkap tangan, apakah ada barang bukti ditangan Irwandi Yusuf saat ditangkap di pendopo Gubernur Aceh ?, begitu juga dengan tersangka lainnya Bupati Bener Meriah Ahmadi, yang ditangkap usai minum kopi di Paya Tumpi di daerahnya, bahkan Ahmadi sudah membantah tidak pernah memberikan sejumlah uang pada Irwandi Yusuf, lalu KPK menangkap beberapa orang lainnya dengan barang bukti sejumlah uang, dikatakan KPK sebanyak Rp 500 Juta, tetapi sudah dikirim ke rekening ada sebanyak tiga rekening, namun tidak disebutkan kerekening siapa, dan KPK menangkap tersangka lainnya dengan uang ditangan Rp 50 juta, harusnya KPK memberikan keterangan yang jelas kepada Publik berapa sebenarnya uang yang ditangkap KPK, jumlah Rp 500 juta yang sudah masuk rekening itu kepada siapa saja, inilah yang membuat Rakyat Aceh tidak percaya bahwa Irwandi Yusuf melakukan tertangkap tangan, apa yang yang dilakukan oleh KPK tidak sedikit menilai dan menduga, bahwa apa yang dikerjakan oleh KPK bukan sebagai sebuah tindakan hukum, melainkan tindakan politisasi untuk menghancurkan martabat masyarakat Aceh melalui pemimpinnya, harusnya KPK memberikan keterangan yang jelas tentang OTT, sebab dalam OTT yang selalu dilakukan oleh KPK adanya transaksi, sedangkan terhadap Irwandi Yusuf sama sekali tidak ada transaksi, bahkan Irwandi Yusuf ditangkap saat istirahat di Pendopo Gubernur, inilah yang tidak dapat dipercayai oleh masyarakat Aceh" ujar Azhari Lubis Kader partai PNA, (Irham)