Kadistan Gayo Lues : Bantuan Sapi Dari Dana DBHCT Jangan Dijual
Rabu, 15 November 2017 | 13:32:47

dok/ist / Kabid Perkebunan Distan Gayo Lues Ramadan, menyerahkan bantuan sapi kepada petani tembakau
Blangkejeren(alabaspos), Sebanyak 82 ekor sapi jenis lokal bukan sapi bali, dibagikan Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues, hal ini dikatakan kadis Pertanian melalui Kabid Perkebunannya Ir.Ramadan kepada alabaspos.com senin 13/11 diruang kerjanya.

"sapi bantuan ini diberikan kepada petani yang benar benar merupakan petani tembakau, dengan bukti bahwa petani tersebut memiliki lahan yang tidak berada dilahan konservasi, dan pemberian bantuan sapi ini tentunya tidak terlepas dari integritas dengan lahan tembakau, dimana petani dapat mengurus sapi bantuan sekaligus di lahan pertanian tembakaunya, dan sapi sapi tersebut tidak dibenarkan bebas berkeliaran, harus memiliki kandang di lahan tembakaunya, atau paling tidak, jangan terlalu jauh dari pemukiman pemilik lahan" ujar Ramadan.

Ramadan menyebutkan bantuan ternak sapi ini, menggunakan dana bagi hasil cukai tembakau, petani tembakau yang mendapat bantuan ini diharapkan, mampu meningkatkan ekonomi petani, sambil merawat tanaman tembakau atau setelah panen daun tembakau petani dapat mengisi waktunya untuk pemeliharaan ternaknya dan sekalgus dikembangkan. jelasnya.

Secara terpisah Kadis Pertanian Gayo Lues Nopal Sp, mengingatkan agar petani tembakau yang menerima bantuan  ternak sapi, benar benar merawat ternaknya, ternak bantuan tersebut tidak boleh dijual harus dikembangkan, Dinas Pertanian sebut Nopal akan melakukan pengawasan penerima ternak dan akan memantau langsung perkembangan sapi bantuan tersebut, jika ada penerima bantuan yang menjual sapinya, tentunya akan ada sanksi diberikan kepada penerima.

"sapi bantuan dari dana DBCHT jangan coba coba dijual, harus dikembang biakkan atau dibesarkan, jika sudah besar silahkan dijual, namun harus dibelikan kembali ternak sapi untuk pembesaran, dengan demikian petani tembakau tidak hanya mendapat penghasilan dari tanaman tembakaunya, juga mendapat hasil juga dari ternak sapinya.

Saat disinggung adanya informasi bahwa ada ternak sapi yang menagalami kelumpuhan, Nopal mengatakan sapi yang dikabarkan lumpuh bukan sapi bantuan dari dana DBCH, tetapi sapi bantuan dari dana aspirasi anggota dewan, namun Nopal membantah sapi tersebut mengalami lumpuh, tetapi diduga kelelahan dalam perjalanan dan berhimpitan diatas truk pengangkutannya, (azl)