Pemasangan Puluhan Tenda Diatas Rumput Stadiun Seribu Bukit Menuai Kritikan
Minggu, 12 November 2017 | 20:31:53

dok/ist / puluhan tenda didirikan diatas lapangan hijau stadiun seribu bukit
Blangkejeren(alabaspos), Pemasangan puluhan tenda diatas lapangan rumput stadiun seribu bukit minggu 12/11, menuai kritikan dan pertanyaan di kalangan pemerhati olah raga di Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues.

Para pemerhati olah raga khusususnya sepakbola melontarkan pertanyaan dengan nada protes, sebab mungkin baru di Gayo Lues lapangan rumput stadiun dijadikan tempat pemasangan tenda untuk sebuah kegiatan, sedangkan di daerah lain hal seperti itu jarang dilakukan walaupun untuk sekelas upacara apapun, sebab rumput stadiun sepakbola bukanlah rumput murahan, apalagi rumput stadiun seribu bukit nilainya milyaran rupiah, belum lagi anggaran untuk perawatannya, jika dipasang dan didirikan tanda dalam jumlah puluhan diatas rumput tersebut, dikuatirkan akan mengalami kerusakan,sehingga akan butuh waktu dan anggaran  daerah untuk memulihkannya. dan ujung ujung menguras anggaran daerah.

Kalau mau melaksanakan upacara dan mendirikan tenda masih banyak sebut beberapa penggiat olah raga melalui whatsapp media ini, masih ada beberapa lokasi yang dapat digunakan tidak harus diatas rumput lapangan sepakbola,apalagi mendirikan serta pemasangan tenda dipastikan menggunakan material besi, jika besi tersebut tertinggal saat tenda dilepas dapat menimbulkan masalah ketika ada pertandingan sepakbola, pemain sepakbola bisa saja cidera, siapa yang bertanggung jawab. seharusnya pihak pengelola Stadiun seribu bukit dapat menyarankan lokasi lain yang ada di Blangkejeren, tidak harus dilapangan rumput stadiun. 

Beberapa warga lainnya melalui Whatsapp media ini juga menyampaikan kritikan dengan mengatakan.

"Marim kita jaga dan pelihara asset sesuai dengan peruntukkannya, untuk membuat Lapangan sepakbola uang daerah dan uang negara habiskan puluhan milyaran, kenapa digunakan untuk kegiatan Dinas pendidikan dengan memasang tenda diatas rumputnya"

"apakah tidak ada lokasi lain untuk kegiatan upacara Hari Aksara, kenapa harus di lapangan hijau dengan rumput berharga milyaran rupiah"

Kadis Pemuda dan Olah raga Idris Arlem saat dikonfirmasi media ini mengatakan, pemasangan dan mendirikan tenda diatas rumput stadiun sepabola kebanggaan masyarakat Gayo Lues itu, atas izin dari Dinasnya sebagai pengelola Stadiun.

"benar pemasangan tenda mendirikan tenda diatas rumput lapangan sepak bola stadiun seribu bukit adalah atas izin saya, untuk melaksanakan upacara kegiatan hari aksara internasional, yang akan dibuka oleh Gubernur Aceh serta dihadiri oleh peserta dari 23 Kabupaten/Kota, saya kira kegiatan yang akan dilakasanakan di lapangan hijau itu tidak akan merusak rumput, jika ada yang rusak tentunya tanggung jawab saya" ujar Idris Arlem via Ponselnya.(azl)