Sungai Badak Meluap Belasan Hektar Padi Baru Tanam Rusak
Minggu, 12 November 2017 | 08:21:27

dok alabaspos/azhari lubis / sebagian lahan persawahan yang terkena luapan air sungai badak
Dabun Gelang(alabaspos), Tingginya curah selama seminggu ini dikawasan Kabupaten Gayo Lues, diduga menjadi penyebab terjadinya banjir dan luapan air sungai, seperti yang terjadi di Kampung Badak Kecamatan Dabun Gelang 11/11, luapan air sungai yang membelah beberapa kawasan pedesaan yang ada daerah itu, melimpah hingga menutupi belasan hektar lahan persawahan masyarakat.

"memang banjir ini tidak separah tahun lalu,sebab sebagian aliran sungai ini sudah dibangun tembok penahan, sehingga luapan air sungai tidak sepenuhnya tumpah kekawasan persawahan dan perkampungan, namun ada sebagian aliran sungai yang belum dibangun temboknya, dari sinilah air luapan sungai tumpah ke lahan persawahan, saya dengar sebelumnya kawasan itu harus dibuat tembok penahan, tetapi informasinya pemilih lahan tidak mengijinkan, sehingga tidak dibuat temboknya, dan dialihkan kekawasan lain yang disungai ini juga, jika itu ditembok tentunya jika air sungai meluap dapat mengurangi resiko kerusakan sawah ini" ujar beberapa warga kepada awak media ini saat melihat kondisi sawah yang penuh tertutup air.

Warga menyebutkan belasan hektar sawah yang tertutup oleh luapan air sungai, baru saja beberapa waktu lalu ditanam bibit padi, akibatnya selain bibit padi yang rusak secara financial petani mengalami kerugian, selain itu resiko lambat tanam pasti akan terjadi sehingga panen padi di kawasan ini, tidak akan terjadi secara bersamaan.

Para petani yang mengalami kerusakan lahan persawahannya serta habisnya bibit padi disapu banjir,berharap agar Pemkab Gayo Lues dapat segera mencarikan solusi berupa bantuan bibit padi.

Beberapa kawasan lainnya juga dikabarkan mengalami kebanjiran termasuk lahan persawahan di Kampung Kute Lintang serta beberapa kecamatan lainnya.(azl)