Remaja Eropa Belajar Tari Saman Dengan Bahasa Gayo " Sara,Roa,Sara,Roa"
Jumat, 27 Oktober 2017 | 09:48:20

dok/ist / Penonton di Brusel sangat serius menyaksikan tari saman.
Brusel(alabaspos), Tim tari saman asal kabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh yang mewakili Indonesia, bukan saja mampu memukau penonton dalam setiap penampilannya diajang Europalia Art Festival, dengan gerakan tarian saman yang begitu khas dilakoni oleh kaum pria asal Gayo Lues ini, bukan saja aplus yang meriah dari penonton yang memenuhi Hall setiap ada pertunjukan (workshop) tari saman di negara Belgia, tetapi keinginan dari masyarakat Belgia khususnya para remaja negeri Raja Plippe tersebut, sangat besar untuk belajar tari saman.

"kami selalu diminta untuk mengajari penonton yang mayoritas adalah remaja dan orang dewasa, mereka orang orang eropa sangat menggemari dan ingin tahu tata cara gerakan tarian saman, untuk tidak membuat kecewa dan sekaligus mengenalkan budaya Indonesia di Europalia Art Festival, dibeberapa Provinsi negara Belgia, kami memberikan traning singkat bagaimana tata cara melakukan tarian saman termasuk gerakannya" ujar Syafruddin S sos selaku pendamping tari saman di Europalia Art via Whattappnya kepada media ini.

Syafruddin menjelaskan lagi, dalam setiap traning atau latihan sekaligus belajar tari saman, dalam penyebutan setiap gerakan digunakan bahasa Gayo, seperti ucapan (sara, roa, sara, roa),satu, dua, satu, dua, pada gerakannya, memang terasa sangat unik saat mereka mengucapkan "sara,roa,sara roa,namun mereka merasa bangga dapat belajar gerakan tari saman langsung dari pemilik aslinya dari Gayo Lues,Aceh Indonesia , masyarakat di Belgia sangat mengaggumi budaya Indonesia, jelas Syafruddin. 

Tim Tari Saman asal Gayo Lues  sudah hampir sebulan berada di Eropa, untuk meramaikan agenda Europalia art festival, tari saman asal Gayo Lues merupakan salah satu seni dan budaya yang dibawa Indonesia di ajang tersebut, Indonesia merupakan negara yang diundang secara terhormat dan baru kali pertama diminta ikut di Europalia art festival yang merupakan agenda dua tahunan di Bumi Eropa.(azl)