Distan Gayo Lues Kelola Rp 3,8 Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau
Jumat, 27 Oktober 2017 | 09:22:58

dok alabaspos/azhari lubis / Ramadan Kabid Perkebunan Distan Gayo Lues
Blangkejeren(alabaspos), Untuk tahun anggaran 2017 Kabupaten Gayo Lues, kembali mendapat alokasi terbesar di Provinsi Aceh dari dana Bagi Hasil Cukai Tembakau(DBCHT), diperkirakan Gayo Lues akan mendapatkan sekitar Rp 5 Milyar.

"total dana bagi hasil cukai tembakau tahun 2017 ini ada sekitar Rp 5 Milyar, itu sudah pernah kami usulkan, namun realisasinya sampai saat ini masih sekitar Rp 3,8 Milyar, sisanya akan dimasukkan dalam perubahan anggaran" ujar Ramadan Selaku Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Gayo Lues beberapa waktu mewakili Kadisnya.

Kegiatan yang telah dilaksanakan dari alokasi dana BHCT tersebut seperti dikatakan Ramadan, ada beberapa kegiatan yakni, kegiatan intgerasi tanaman dengan ternak, Fasilitasi penyuluhan dan pendampingan petani tembakau, pemberdayaan petani tembakau, berupa bantuan peralatan pertanian dan alat pendukung lainnya, seperti pupuk SS, sprayer, pisau perajang tembakau, parang, tenda terpal, herbisida, pupuk pelengkap cair, batu asah.

Bantuan tersebut diberikan kepada kelompok petani yang berjumlah 34 Poktan dengan anggota 400 orang, sedangkan lahan tembakau yang digarap seluruhnya dari bantuan tersebut sekitar 200 hektar,jelas Ramadan.

Secara umum sebut Ramadan Kabupaten Gayo Lues memiliki lahan tanaman tembakau ada sekitar 2800 Hektar, setiap hektar biasanya akan memproduksi 800 kilogram tembakau, secara umum kalau dihitung Gayo Lues setiap tahunnya mampu memproduksi tembakau sekitar 4000 ton lebih, namun varitas tembakau Gayo Lues merupakan varitas lokal dengan kadar nikotin cukup tinggi, untuk itu sebut Ramadan, Dinasnya akan melakukan upaya penggantian varitas dengan tembakau varitas Burley, varitas ini tembakau ini dikenal rendah nikotin dan menjadi incaran pabrik rokok, ujar Ramadan.(azl)